TODAY'S RECAP
Aktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat Pilar

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

17 Februari 2026

Cari berita

Semeru Dua Kali Semburkan Awan Panas Sejauh 6 Kilometer

Poin Penting (3)
  • Gunung Semeru meletus dua kali pada Sabtu pagi, 14 Februari 2026, dengan jarak luncur awan panas mencapai 6 kilometer ke arah Besuk Kobokan
  • Kolom letusan pertama setinggi 2.000 meter di atas puncak, letusan kedua 1.500 meter dengan abu mengarah ke timur laut dan utara
  • PVMBG melarang aktivitas dalam radius 13 km di sektor tenggara dan 5 km dari kawah akibat bahaya awan panas dan lontaran batu pijar

Resolusi.co, Lumajang – Gunung tertinggi Jawa Timur kembali menunjukkan aktivitasnya. Semeru meletus dua kali dalam rentang kurang dari dua jam pada Sabtu pagi, 14 Februari 2026. Letusan pertama terjadi sekitar pukul 05.54 WIB, dengan awan panas guguran yang meluncur sejauh enam kilometer.

Sigit Rian Alfian, petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, menyebut arah luncuran awan panas mengarah ke sektor tenggara, tepatnya Besuk Kobokan.

“Sebaran abu teramati mengarah ke timur laut dan utara,” kata Sigit.

Kolom letusan pertama mencapai ketinggian 2.000 meter di atas puncak, atau setara 5.676 mdpl. Warna abu yang keluar terlihat kelabu pekat. Intensitas letusan tercatat dengan amplitudo maksimum 25 milimeter, durasi sekitar 238 detik.

Belum lama berselang, puncak yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang itu kembali erupsi. Letusan kedua terjadi pukul 07.25 WIB, dengan kolom abu yang sedikit lebih rendah, sekitar 1.500 meter di atas puncak atau 5.176 mdpl.

Kolom abu dari letusan kedua juga berwarna kelabu. Amplitudo maksimumnya 20 milimeter dengan durasi lebih panjang, 275 detik. Arah hembusan abu tetap ke utara dan timur laut.

Saat ini status Semeru berada di Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan sejumlah peringatan bagi masyarakat sekitar.

Zona terlarang pertama adalah sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak. Di luar radius itu, masyarakat juga diimbau tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari sempadan sungai karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer.

“Masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena rawan lontaran batu pijar,” terang Sigit.

Bahaya lain yang perlu diwaspadai adalah aliran lahar dingin yang bisa terjadi di sungai atau lembah yang berhulu di puncak Semeru. Beberapa sungai yang dianggap rawan adalah Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak sungainya.