TODAY'S RECAP
Pemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat PilarPemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini, BMKG dan BRIN Rilis Data Hilal RamadhanKM Intim Teratai Tenggelam di Perairan Halmahera Selatan, Tim SAR Evakuasi PenumpangAktor “The Godfather” Robert Duvall Meninggal Dunia di Usia 95 TahunHarga Batu Bara Sentuh Rekor Setahun di US$120, China Rapikan Sektor EnergiPanduan Lengkap Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih untuk RamadhanHarga Minyak Naik Menjelang Dialog AS-Iran, WTI Tembus US$64 per BarelPrabowo Hadiri Rapat Board of Peace Trump, DPR: Jangan Lupa Soal PalestinaBupati hingga Ketua DPRD Kumpul di Bakorwil, PWI Pamekasan Bahas Empat Pilar

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

17 Februari 2026

Cari berita

Netanyahu Terbang ke Washington, Bawa Data Intelijen Militer Iran untuk Trump

Poin Penting (3)
  • Netanyahu akan bertemu Trump pekan ini di Washington, membawa intelijen soal kemampuan militer Iran yang dinilai pulih cepat pasca-perang 12 hari
  • Israel perkirakan Iran bisa miliki 1.800-2.000 rudal balistik dalam waktu dekat, mendesak kesepakatan nuklir mencakup pembatasan rudal dan pengayaan uranium
  • Trump ancam opsi serangan militer jika negosiasi gagal, pertimbangkan kirim kapal induk kedua untuk bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang sudah siaga sejak Januari

Resolusi.co, Washington – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan tiba di ibu kota Amerika Serikat pekan ini. Kunjungan mendadak itu disebut bukan sekadar kunjungan diplomatik biasa.

Netanyahu membawa agenda berat, yakni menyodorkan opsi serangan militer terhadap Iran kepada Presiden Donald Trump. Pertemuan ini berlangsung saat Washington tengah berupaya melakukan negosiasi nuklir dengan Teheran.

Sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, Netanyahu akan membawa dokumen intelijen terbaru tentang kekuatan militer Iran. Tel Aviv yakin Teheran tengah membangun kembali arsenal rudal balistiknya dengan cepat.

“Israel khawatir dengan kemajuan Iran dalam memulihkan persediaan dan kemampuan rudal balistiknya ke status sebelum perang 12 hari,” ujar sumber itu kepada CNN.

Estimasi intelijen Israel mencatat, Iran bisa memiliki 1.800 hingga 2.000 rudal balistik dalam hitungan pekan atau bulan. Angka itu dianggap cukup mengancam keamanan regional.

CNN belum bisa mengonfirmasi keakuratan laporan tersebut secara independen.

Netanyahu sendiri mengklaim pertemuannya dengan Trump akan menyasar beragam topik. Jalur Gaza, stabilitas Timur Tengah, sampai perundingan nuklir AS-Iran masuk dalam daftar pembicaraan.

“Saya akan menyampaikan kepada Presiden mengenai pandangan kami soal prinsip-prinsip penting negosiasi, prinsip-prinsip yang menurut kami sangat penting bukan hanya bagi Israel tapi juga bagi siapa pun di dunia yang menginginkan perdamaian dan keamanan di Timur Tengah,” kata Netanyahu.

Kunjungan Netanyahu ini terjadi pas setelah putaran pertama negosiasi AS-Iran digelar Jumat pekan lalu di Oman. Israel sejak awal gelisah dengan format perundingan itu.

Tel Aviv mendesak Washington supaya kesepakatan mencakup penyerahan stok uranium Iran, penghentian total program pengayaan, pembatasan produksi rudal balistik, dan pemutusan dukungan Iran terhadap kelompok-kelompok proksi.

Iran justru menolak mentah-mentah. Teheran menegaskan perundingan hanya akan membahas program nuklir, tidak ada yang lain.

Jeda diplomatik ini tampaknya membuat Trump kehilangan kesabaran. Dalam wawancara dengan Axios, Selasa kemarin, Trump bilang serangan militer terhadap Iran sangat mungkin terjadi bila negosiasi macet.

Trump bahkan terang-terangan sedang mempertimbangkan pengerahan kapal induk kedua ke perairan sekitar Iran.

“Kami punya armada yang sedang menuju ke sana dan satu lagi mungkin akan menyusul,” ujar Trump.

Pejabat AS mengonfirmasi memang ada pembahasan internal soal pengiriman kapal induk tambahan. Jika jadi dikirim, kapal tersebut akan bergabung dengan USS Abraham Lincoln yang sudah beroperasi di kawasan sejak Januari lalu.

Posisi Washington kini terjepit antara jalur diplomasi dan tekanan militer. Netanyahu datang bukan cuma membawa data, tapi juga membawa tekanan politik agar Trump mengambil sikap lebih tegas terhadap Iran.