TODAY'S RECAP
Langkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader PerempuanGelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis PesantrenSPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua KapalTsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 MeterBukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGNDituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video ItuStok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua PekanMensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi EkonomiKepala BGN Tegaskan Kualitas MBG Lebih Penting dari Kejar Target 82,9 Juta PenerimaBGN Moratorium Pembangunan Dapur MBG Baru, Fokus Tata Ulang 27 Ribu SPPG yang Sudah BeroperasiSeret Nama Gerindra dalam Isu Korupsi, Akun Facebook “Rachel Rachel” Resmi Dipolisikan di Polres MalangSehari Setelah Dicopot, Eks Kepala BGN Keluar Gedung Kejagung Berbalut Rompi PinkSehari Usai Dicopot, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejaksaan AgungRupiah Melemah Bisa Jadi Angin Segar bagi Pariwisata, Turis ASEAN Berpotensi Pilih IndonesiaBerani Tutup Dapur Nakal, Inilah Sosok Baru yang Kini Pimpin Badan Gizi NasionalKejagung Geledah Kantor BGN Sejak Dini Hari, Karyawan Tak Bisa Masuk Sehari Setelah Pucuk Pimpinan DicopotDasco Bilang Nanik Pilihan Tepat Pimpin BGN, Ini AlasannyaInflasi Mei 2026 Tembus 3,08 Persen Tahunan, Pelemahan Rupiah dan Ancaman El Niño Godzilla Perburuk OutlookSetelah 1,5 Tahun Dimonitor, Dadan Hindayana Akhirnya Dicopot dari Kursi Kepala BGNDPRD Kabupaten Malang Minta Kajian Lengkap Soal Wacana Pemindahan Alun-Alun ke Selatan Stadion KanjuruhanMalam Arafah Tiba Malam Ini, Ini yang Perlu Dilakukan Umat Islam yang Tidak BerhajiJemaah Haji Bergerak ke Arafah Hari Ini, Arab Saudi Ingatkan Suhu Bisa Sampai 47 DerajatWakil Kepala BGN Turun Gunung ke Mabes Polri: Penipuan Dapur MBG Sudah KelewatanPurbaya Pangkas Anggaran MBG Rp 67 Triliun, BGN Pastikan Operasional Dapur dan Penerima Manfaat Tak TergangguBukan Kabar Baik bagi Rupiah: Ekonom Sebut Kembali ke Rp 16.000 Masih Jauh dari KenyataanJemaah Haji Asal Brebes Kembali Wafat di Tanah Suci Menjelang Puncak HajiHampir Sebulan Pasca-Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Lima Korban Masih Dirawat di Empat Rumah SakitTrump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Final, Selat Hormuz Jadi KunciViral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni, Pertamina Langsung MembantahLaga Penentu Nasib Madura United: Hadapi PSM dengan Rekor Head to Head yang Nyaris Sempurna SeimbangLangkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader PerempuanGelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis PesantrenSPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua KapalTsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 MeterBukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGNDituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video ItuStok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua PekanMensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi EkonomiKepala BGN Tegaskan Kualitas MBG Lebih Penting dari Kejar Target 82,9 Juta PenerimaBGN Moratorium Pembangunan Dapur MBG Baru, Fokus Tata Ulang 27 Ribu SPPG yang Sudah BeroperasiSeret Nama Gerindra dalam Isu Korupsi, Akun Facebook “Rachel Rachel” Resmi Dipolisikan di Polres MalangSehari Setelah Dicopot, Eks Kepala BGN Keluar Gedung Kejagung Berbalut Rompi PinkSehari Usai Dicopot, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejaksaan AgungRupiah Melemah Bisa Jadi Angin Segar bagi Pariwisata, Turis ASEAN Berpotensi Pilih IndonesiaBerani Tutup Dapur Nakal, Inilah Sosok Baru yang Kini Pimpin Badan Gizi NasionalKejagung Geledah Kantor BGN Sejak Dini Hari, Karyawan Tak Bisa Masuk Sehari Setelah Pucuk Pimpinan DicopotDasco Bilang Nanik Pilihan Tepat Pimpin BGN, Ini AlasannyaInflasi Mei 2026 Tembus 3,08 Persen Tahunan, Pelemahan Rupiah dan Ancaman El Niño Godzilla Perburuk OutlookSetelah 1,5 Tahun Dimonitor, Dadan Hindayana Akhirnya Dicopot dari Kursi Kepala BGNDPRD Kabupaten Malang Minta Kajian Lengkap Soal Wacana Pemindahan Alun-Alun ke Selatan Stadion KanjuruhanMalam Arafah Tiba Malam Ini, Ini yang Perlu Dilakukan Umat Islam yang Tidak BerhajiJemaah Haji Bergerak ke Arafah Hari Ini, Arab Saudi Ingatkan Suhu Bisa Sampai 47 DerajatWakil Kepala BGN Turun Gunung ke Mabes Polri: Penipuan Dapur MBG Sudah KelewatanPurbaya Pangkas Anggaran MBG Rp 67 Triliun, BGN Pastikan Operasional Dapur dan Penerima Manfaat Tak TergangguBukan Kabar Baik bagi Rupiah: Ekonom Sebut Kembali ke Rp 16.000 Masih Jauh dari KenyataanJemaah Haji Asal Brebes Kembali Wafat di Tanah Suci Menjelang Puncak HajiHampir Sebulan Pasca-Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Lima Korban Masih Dirawat di Empat Rumah SakitTrump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Final, Selat Hormuz Jadi KunciViral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni, Pertamina Langsung MembantahLaga Penentu Nasib Madura United: Hadapi PSM dengan Rekor Head to Head yang Nyaris Sempurna SeimbangLangkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader PerempuanGelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis PesantrenSPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua KapalTsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 MeterBukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGNDituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video ItuStok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua PekanMensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi EkonomiKepala BGN Tegaskan Kualitas MBG Lebih Penting dari Kejar Target 82,9 Juta PenerimaBGN Moratorium Pembangunan Dapur MBG Baru, Fokus Tata Ulang 27 Ribu SPPG yang Sudah BeroperasiSeret Nama Gerindra dalam Isu Korupsi, Akun Facebook “Rachel Rachel” Resmi Dipolisikan di Polres MalangSehari Setelah Dicopot, Eks Kepala BGN Keluar Gedung Kejagung Berbalut Rompi PinkSehari Usai Dicopot, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejaksaan AgungRupiah Melemah Bisa Jadi Angin Segar bagi Pariwisata, Turis ASEAN Berpotensi Pilih IndonesiaBerani Tutup Dapur Nakal, Inilah Sosok Baru yang Kini Pimpin Badan Gizi NasionalKejagung Geledah Kantor BGN Sejak Dini Hari, Karyawan Tak Bisa Masuk Sehari Setelah Pucuk Pimpinan DicopotDasco Bilang Nanik Pilihan Tepat Pimpin BGN, Ini AlasannyaInflasi Mei 2026 Tembus 3,08 Persen Tahunan, Pelemahan Rupiah dan Ancaman El Niño Godzilla Perburuk OutlookSetelah 1,5 Tahun Dimonitor, Dadan Hindayana Akhirnya Dicopot dari Kursi Kepala BGNDPRD Kabupaten Malang Minta Kajian Lengkap Soal Wacana Pemindahan Alun-Alun ke Selatan Stadion KanjuruhanMalam Arafah Tiba Malam Ini, Ini yang Perlu Dilakukan Umat Islam yang Tidak BerhajiJemaah Haji Bergerak ke Arafah Hari Ini, Arab Saudi Ingatkan Suhu Bisa Sampai 47 DerajatWakil Kepala BGN Turun Gunung ke Mabes Polri: Penipuan Dapur MBG Sudah KelewatanPurbaya Pangkas Anggaran MBG Rp 67 Triliun, BGN Pastikan Operasional Dapur dan Penerima Manfaat Tak TergangguBukan Kabar Baik bagi Rupiah: Ekonom Sebut Kembali ke Rp 16.000 Masih Jauh dari KenyataanJemaah Haji Asal Brebes Kembali Wafat di Tanah Suci Menjelang Puncak HajiHampir Sebulan Pasca-Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Lima Korban Masih Dirawat di Empat Rumah SakitTrump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Final, Selat Hormuz Jadi KunciViral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni, Pertamina Langsung MembantahLaga Penentu Nasib Madura United: Hadapi PSM dengan Rekor Head to Head yang Nyaris Sempurna SeimbangLangkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader PerempuanGelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis PesantrenSPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua KapalTsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 MeterBukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGNDituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video ItuStok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua PekanMensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi EkonomiKepala BGN Tegaskan Kualitas MBG Lebih Penting dari Kejar Target 82,9 Juta PenerimaBGN Moratorium Pembangunan Dapur MBG Baru, Fokus Tata Ulang 27 Ribu SPPG yang Sudah BeroperasiSeret Nama Gerindra dalam Isu Korupsi, Akun Facebook “Rachel Rachel” Resmi Dipolisikan di Polres MalangSehari Setelah Dicopot, Eks Kepala BGN Keluar Gedung Kejagung Berbalut Rompi PinkSehari Usai Dicopot, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejaksaan AgungRupiah Melemah Bisa Jadi Angin Segar bagi Pariwisata, Turis ASEAN Berpotensi Pilih IndonesiaBerani Tutup Dapur Nakal, Inilah Sosok Baru yang Kini Pimpin Badan Gizi NasionalKejagung Geledah Kantor BGN Sejak Dini Hari, Karyawan Tak Bisa Masuk Sehari Setelah Pucuk Pimpinan DicopotDasco Bilang Nanik Pilihan Tepat Pimpin BGN, Ini AlasannyaInflasi Mei 2026 Tembus 3,08 Persen Tahunan, Pelemahan Rupiah dan Ancaman El Niño Godzilla Perburuk OutlookSetelah 1,5 Tahun Dimonitor, Dadan Hindayana Akhirnya Dicopot dari Kursi Kepala BGNDPRD Kabupaten Malang Minta Kajian Lengkap Soal Wacana Pemindahan Alun-Alun ke Selatan Stadion KanjuruhanMalam Arafah Tiba Malam Ini, Ini yang Perlu Dilakukan Umat Islam yang Tidak BerhajiJemaah Haji Bergerak ke Arafah Hari Ini, Arab Saudi Ingatkan Suhu Bisa Sampai 47 DerajatWakil Kepala BGN Turun Gunung ke Mabes Polri: Penipuan Dapur MBG Sudah KelewatanPurbaya Pangkas Anggaran MBG Rp 67 Triliun, BGN Pastikan Operasional Dapur dan Penerima Manfaat Tak TergangguBukan Kabar Baik bagi Rupiah: Ekonom Sebut Kembali ke Rp 16.000 Masih Jauh dari KenyataanJemaah Haji Asal Brebes Kembali Wafat di Tanah Suci Menjelang Puncak HajiHampir Sebulan Pasca-Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Lima Korban Masih Dirawat di Empat Rumah SakitTrump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Final, Selat Hormuz Jadi KunciViral Daftar Kendaraan Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni, Pertamina Langsung MembantahLaga Penentu Nasib Madura United: Hadapi PSM dengan Rekor Head to Head yang Nyaris Sempurna Seimbang

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

13 Juni 2026
TODAY'S RECAP
Langkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader Perempuan Gelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis Pesantren SPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua Kapal Tsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 Meter Bukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGN Dituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video Itu Stok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua Pekan Mensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi Ekonomi Langkah Inklusif PKB di DIY: Seluruh Jabatan Sekretaris DPC Definitif Diisi Kader Perempuan Gelar Malem Salekoran, Lesbumi Sumenep Ditantang Jadi ‘Koki’ Kebudayaan Berbasis Pesantren SPBU Sampang Prioritaskan Jeriken, Pembeli Mengaku Nelayan yang Butuh BBM untuk Dua Kapal Tsunami Terdeteksi di Tiga Wilayah Indonesia Pascagempa M 7,7 Mindanao, Ketinggian Capai 0,19 Meter Bukan Sembarangan Pilih, Ini yang Bikin Prabowo Tunjuk Nanik Pimpin BGN Dituding Lepas Hijab dan Clubbing Bareng Jule, Clara Shinta Buka Suara: Ada Penjelasan di Balik Video Itu Stok MinyaKita Menipis di Warung Jakarta, Pemerintah Siapkan Kenaikan HET dalam Dua Pekan Mensesneg Bantah Reshuffle Menkeu Purbaya, Tegaskan Prioritas Pemerintah adalah Koordinasi Ekonomi

Cari berita

Peneliti UB Ungkap Lonjakan Rokok Ilegal Akibat Ketimpangan Kebijakan Cukai

Poin Penting (3)
  • PPKE UB dorong pemerintah ambil keputusan cepat soal rokok ilegal seiring viral #StopRokokIlegal di media sosial.
  • Survei ungkap 55,3% perokok ilegal pilih rokok di bawah Rp1.000 per batang, kenaikan cukai tanpa pengawasan picu perpindahan konsumsi.
  • Hingga Oktober 2025, pemerintah lakukan 15.845 penindakan dan sita 954 juta batang rokok ilegal, naik 40,9% dari tahun lalu.

Resolusi.co, MALANG – Pusat Penelitian Kebijakan Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya mendorong pemerintah segera mengambil keputusan terkait maraknya peredaran rokok ilegal di Indonesia. Lonjakan diskusi publik di media sosial dengan tagar #StopRokokIlegal dinilai sebagai sinyal kuat dari masyarakat yang semakin kritis terhadap kebijakan fiskal dan regulasi tembakau.

Direktur PPKE FEB UB, Prof. Candra Fajri Ananda, melihat fenomena viral di media sosial ini sebagai tekanan sosial kolektif agar pemerintah bergerak cepat memperkuat pengawasan dan menutup celah distribusi ilegal.

“Fenomena viral ini memperlihatkan bahwa masyarakat semakin kritis terhadap kebijakan fiskal dan regulasi tembakau yang dinilai tidak seimbang serta menimbulkan dampak ekonomi yang merugikan pemerintah dan industri hasil tembakau legal,” tegas Candra, Senin (1/12/2025).

Ia menjelaskan banyak pengguna Twitter menyoroti kenaikan tarif cukai yang tidak diikuti pengawasan distribusi yang memadai. Kondisi ini dinilai mempercepat perpindahan konsumsi ke rokok ilegal dan bukan mengurangi jumlah perokok.

Antusiasme publik meningkat setelah sejumlah akun pengguna Twitter mulai mengunggah dan membagikan temuan penting dari dokumen kajian PPKE FEB UB yang menyoroti dampak kebijakan tarif cukai terhadap perilaku konsumsi rokok di Indonesia.

“Antusiasme publik meningkat setelah sejumlah akun pengguna Twitter mulai mengunggah dan membagikan temuan penting dari dokumen kajian PPKE FEB UB yang menyoroti dampak kebijakan tarif cukai terhadap perilaku konsumsi rokok di Indonesia,” ujar Candra.

Kajian tersebut mengungkap bahwa kebijakan kenaikan tarif cukai yang dilakukan secara agresif dalam beberapa tahun terakhir, tidak disertai dengan penguatan pengawasan distribusi di lapangan, sehingga memicu fenomena downtrading.

Alih-alih menurunkan prevalensi merokok seperti yang menjadi tujuan utama cukai, kebijakan tersebut justru menciptakan insentif ekonomi yang kuat bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk beralih ke rokok ilegal.

“Alih-alih menurunkan prevalensi merokok seperti yang menjadi tujuan utama cukai, kebijakan tersebut justru menciptakan insentif ekonomi yang kuat bagi masyarakat berpendapatan rendah untuk beralih ke rokok ilegal, bukan berhenti merokok,” jelasnya.

Survei PPKE FEB UB 2025 menunjukkan mayoritas perokok ilegal sebesar 55,3 persen memilih rokok dengan harga sangat murah, di bawah Rp1.000 per batang. Kelompok ini juga mencatat konsumsi berat lebih tinggi, dengan 21,3 persen mengisap 19 batang atau lebih per hari.

Sebaliknya, perokok ganda yang mengonsumsi rokok legal sekaligus alternatif lain cenderung memiliki pola konsumsi ringan, yakni 1-6 batang per hari dengan persentase 47 persen. Dari sisi daya beli, perokok legal dan perokok ganda umumnya bersedia membayar Rp2.500-Rp3.499 per batang.

“Artinya, kenaikan harga rokok tidak serta-merta membuat perokok berhenti, melainkan lebih mendorong mereka mencari alternatif yang lebih murah,” jelas Candra.

Kajian juga menunjukkan kebijakan kenaikan tarif Cukai Hasil Tembakau hampir setiap tahun belum efektif menurunkan angka prevalensi merokok yang stagnan di kisaran 28-29 persen pada periode 2024-2025. Kenaikan harga justru mendorong perokok mencari substitusi berupa rokok ilegal maupun elektrik.

Candra menegaskan, tanpa kebijakan yang lebih seimbang, risiko pergeseran konsumsi ke produk ilegal dan elektrik akan semakin besar. Hal ini dikhawatirkan tidak hanya menggerus stabilitas ekonomi nasional, tetapi juga menggagalkan tujuan kesehatan masyarakat.

Wacana yang berkembang di media sosial tidak hanya menjadi wadah ekspresi netizen, tetapi juga berfungsi sebagai tekanan sosial agar pemerintah memperkuat pengawasan, menutup jalur distribusi ilegal, serta menyusun kebijakan Industri Hasil Tembakau yang lebih seimbang.

Fenomena viral di media sosial ini bermula dari unggahan sejumlah pengguna yang menyoroti maraknya konsumsi rokok ilegal dengan harga sangat murah, bahkan kurang dari Rp1.000 per batang. Kondisi tersebut dinilai merugikan pemerintah dari sisi penerimaan cukai, sekaligus membahayakan masyarakat karena kandungan rokok ilegal tidak terjamin.

Dalam riset terdahulu PPKE FEB UB disebutkan peredaran rokok ilegal akan menurun seiring dengan meningkatnya penindakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Hasil analisis menunjukkan, adanya peningkatan penindakan yang dilakukan Bea Cukai terhadap rokok ilegal dapat menurunkan volume peredaran rokok ilegal secara signifikan.

“Saatnya pemerintah menyelamatkan industri rokok legal karena kalau enggak, tumbang semua, dan selesai juga penerimaan negara,” ucap Candra.

Pemerintah sendiri telah menunjukkan keseriusan dalam memberantas rokok ilegal. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebutkan hingga Oktober 2025, telah dilakukan 15.845 kali penindakan rokok ilegal dengan 954 juta batang rokok berhasil disita, tumbuh 40,9 persen dibandingkan tahun lalu.

Suahasil menilai hal ini menunjukkan sinyal keseriusan dari pemerintah untuk mengajak pabrikan rokok masuk ke dalam sistem yang legal dan menjadi bagian dari penerimaan negara.

“Kita berharap bahwa ini akan memberikan signal keseriusan dari pemerintah untuk mengajak seluruh pabrikan rokok itu masuk ke dalam sistem dan menjadi legal dan kemudian nanti juga ikut menjadi bagian dari penerimaan negara yang baik,” bebernya dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Kamis (27/11/2025).