Guardiola Bela Manchester City Usai Dua Kekalahan Beruntun

- Manchester City kalah dua kali beruntun dari Manchester United (0-2) dan Bodo/Glimt (1-3), membuat mereka tertinggal tujuh poin dari Arsenal di Liga Inggris
- Pep Guardiola membela skuadnya dengan menyebut City masih tim luar biasa dan solid, meski kebobolan lima gol dalam dua pertandingan terakhir
- City akan menghadapi Wolves di Liga Inggris Sabtu malam dan Galatasaray di Liga Champions pekan depan, dua laga krusial untuk memperbaiki posisi
, JAKARTA – Manchester City menelan hasil pahit dalam sepekan terakhir. Mereka kalah dua kali beruntun, terakhir ditumbangkan Bodo/Glimt 1-3 di Liga Champions, Rabu (21/1) lalu. Tiga hari sebelumnya, mereka sudah lebih dulu dibungkam Manchester United 0-2 di derby Manchester.
Dua kali gagal menang bikin posisi City jadi serba salah. Di Liga Inggris, mereka kini tertinggal tujuh poin dari Arsenal. Sementara di Liga Champions, status lolos langsung ke babak 16 besar mulai terancam. Jika gagal finis di posisi aman, City terpaksa ikut playoff.
Kritik langsung menghujani skuad asuhan Pep Guardiola. Apalagi kebobolan lima gol dalam dua laga itu jadi sorotan tajam. Tapi pelatih asal Spanyol itu justru membela anak buahnya.
Guardiola mengingatkan, sepekan sebelum kalah dari Manchester United, City menang 2-0 atas Newcastle di Carabao Cup. Mereka juga menghancurkan Ajax Amsterdam 3-0 di Liga Champions. Dua hasil itu menurut dia cukup membuktikan kualitas timnya masih utuh.
“Saya punya tim yang luar biasa. Kami semua bersatu. Saya tak ragu dengan itu,” ujar Guardiola, Jumat (23/1/2026)
Guardiola bahkan memuji Arsenal sebagai tim terbaik di dunia saat ini. Ia berharap City bisa mendekati performa mereka dan memanfaatkan setiap peluang untuk mengejar jarak.
Arsenal memang sedang dalam tren bagus. Mereka unggul di klasemen sementara dengan performa stabil, sementara City sedang dalam periode inkonsisten. Gap tujuh poin itu bisa jadi makin lebar jika City tak segera bangkit.
City punya dua laga krusial di depan mata. Sabtu (24/1) malam ini pukul 22.00 WIB, mereka menjamu Wolverhampton Wanderers di Liga Inggris. Lima hari kemudian, Kamis (29/1) dini hari, giliran Galatasaray jadi lawan di matchday terakhir fase grup Liga Champions.
Guardiola butuh respons cepat dari skuadnya. Kemenangan atas Wolves jadi modal penting untuk menjaga peluang kejar Arsenal. Begitu juga laga melawan Galatasaray, menentukan nasib mereka di kompetisi Eropa.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: