TODAY'S RECAP
Sidang Isbat Kemenag Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, BRIN dan BMKG Prediksi 21 Maret, Sidang Isbat Jadi PenentuPuasa Genap 30 Hari, Arab Saudi Umumkan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026Kenang Larijani sebagai Sahabat Sejati, Putin Kirim Pesan Belasungkawa ke Pemimpin Tertinggi IranGMPK DKI Jakarta: Kepastian Hukum Kasus Andrie Yunus Jadi Kunci Stabilitas NasionalBahu Jalan Jadi Biang Macet di Tol Cipali, 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintas Sejak Tengah MalamSidang Isbat Kemenag Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, BRIN dan BMKG Prediksi 21 Maret, Sidang Isbat Jadi PenentuPuasa Genap 30 Hari, Arab Saudi Umumkan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026Kenang Larijani sebagai Sahabat Sejati, Putin Kirim Pesan Belasungkawa ke Pemimpin Tertinggi IranGMPK DKI Jakarta: Kepastian Hukum Kasus Andrie Yunus Jadi Kunci Stabilitas NasionalBahu Jalan Jadi Biang Macet di Tol Cipali, 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintas Sejak Tengah MalamSidang Isbat Kemenag Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, BRIN dan BMKG Prediksi 21 Maret, Sidang Isbat Jadi PenentuPuasa Genap 30 Hari, Arab Saudi Umumkan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026Kenang Larijani sebagai Sahabat Sejati, Putin Kirim Pesan Belasungkawa ke Pemimpin Tertinggi IranGMPK DKI Jakarta: Kepastian Hukum Kasus Andrie Yunus Jadi Kunci Stabilitas NasionalBahu Jalan Jadi Biang Macet di Tol Cipali, 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintas Sejak Tengah MalamSidang Isbat Kemenag Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, BRIN dan BMKG Prediksi 21 Maret, Sidang Isbat Jadi PenentuPuasa Genap 30 Hari, Arab Saudi Umumkan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026Kenang Larijani sebagai Sahabat Sejati, Putin Kirim Pesan Belasungkawa ke Pemimpin Tertinggi IranGMPK DKI Jakarta: Kepastian Hukum Kasus Andrie Yunus Jadi Kunci Stabilitas NasionalBahu Jalan Jadi Biang Macet di Tol Cipali, 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintas Sejak Tengah Malam

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

19 Maret 2026

Cari berita

Jembatan Putus Pascabanjir Bandang, Guru di Aceh Seberangi Sungai Pakai Rakit Tali Demi Mengajar

Poin Penting (3)
  • Rakit tali darurat gantikan jembatan: Warga dan guru di Bireuen, Aceh, terpaksa menyeberangi Sungai Peusangan dengan rakit kayu yang ditarik tali sejak jembatan permanen putus akibat banjir bandang November 2025, termasuk pada hari pertama sekolah 5 Januari 2026.
  • Sekolah beroperasi dengan kondisi darurat: Dari 2.774 sekolah di Aceh, 90 persen sudah beroperasi namun 18 masih menggunakan tenda darurat dan 288 dalam proses pembersihan, dengan pembelajaran difokuskan pada trauma healing dua minggu pertama.
  • Pembangunan jembatan darurat dimulai: Pemerintah melalui BPJN Aceh memproyeksikan pembangunan jembatan permanen mulai 2026, sementara TNI AD menargetkan 50 jembatan darurat Bailey di Aceh dan wilayah terdampak untuk mengganti penyeberangan berisiko.

Resolusi.co, BIREUEN – Sebulan lebih pasca terjangan banjir bandang yang melanda Aceh pada akhir November 2025, warga di sekitar Sungai Peusangan, Kabupaten Bireuen, masih berjuang dengan kondisi infrastruktur yang terbatas. Jembatan permanen yang menghubungkan kedua sisi sungai masih dalam kondisi putus, memaksa masyarakat menggunakan metode penyeberangan darurat yang penuh risiko.

Untuk menyeberangi Sungai Peusangan, warga terpaksa mengandalkan rakit kayu sederhana yang ditarik dengan tali atau kabel baja. Tidak ada pilihan lain, mengingat sejumlah jembatan permanen masih terputus akibat dahsyatnya terjangan banjir yang melanda wilayah tersebut.

Rakit darurat itu tidak hanya mengangkut pejalan kaki, tetapi juga sepeda motor yang menjadi alat transportasi utama warga. Derasnya arus Sungai Peusangan yang menghantam rakit membuat penyeberangan ini sangat berbahaya. Rakit kayu yang berguncang rawan kehilangan keseimbangan dan berpotensi terbalik kapan saja.

Kondisi ini semakin terasa berat ketika hari pertama masuk sekolah semester genap tiba pada Senin, 5 Januari 2026. Para guru yang mengabdikan diri di daerah terpencil harus mempertaruhkan keselamatan mereka untuk tetap menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.

Bertepatan dengan dimulainya aktivitas pendidikan di seluruh Indonesia, rakit tali darurat menjadi alat penghubung utama bagi warga yang berada di dua sisi sungai untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga kebutuhan sehari-hari.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen telah menetapkan jadwal masuk sekolah usai libur semester pada Senin, 5 Januari 2026, melalui Surat Edaran bernomor 400.3/2026. Namun, pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka pada minggu pertama dan kedua Januari 2026 difokuskan pada kegiatan trauma healing, mengingat banyak peserta didik yang terdampak bencana.

Kondisi sejumlah Sekolah Dasar di Kabupaten Bireuen masih sangat memprihatinkan. Belum terlihat tanda-tanda pembersihan lumpur, baik di luar maupun di dalam ruangan belajar. Kegiatan belajar mengajar terpaksa dilakukan di tenda-tenda darurat.

Sebagai bentuk kepedulian dan keberpihakan terhadap kondisi siswa, Disdikbud Kabupaten Bireuen memberikan kelonggaran, termasuk aturan berpakaian, agar tidak membebani siswa yang kehilangan perlengkapan sekolah akibat bencana.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh sudah memproyeksikan pembangunan kembali jembatan permanen di wilayah terdampak Sungai Peusangan dimulai pada tahun 2026. Sementara itu, TNI Angkatan Darat menargetkan pembangunan sekitar 50 jembatan darurat Bailey mulai Januari 2026 di Aceh dan wilayah lain yang terdampak untuk menggantikan penyeberangan tali yang berisiko tinggi.

Hingga awal Januari 2026, sekitar 90 persen atau 2.468 sekolah di Aceh telah kembali beroperasi. Namun, 18 sekolah masih menggunakan tenda darurat dan 288 sekolah masih dalam proses pembersihan. Pemerintah telah menyiapkan 18 tenda sekolah darurat dan 46 ruang kelas darurat, dengan 32 unit di antaranya telah disalurkan dan sedang dibangun.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti bahkan memimpin upacara hari pertama sekolah di SMA Negeri 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, yang merupakan salah satu sekolah terdampak paling parah dengan ketinggian air banjir mencapai tujuh meter.

“Anak-anak harus tetap belajar meskipun dalam kondisi pascabencana,” tegas Mu’ti.

Perjuangan guru dan warga di Aceh untuk tetap melanjutkan aktivitas pendidikan di tengah keterbatasan infrastruktur menjadi bukti nyata dedikasi dan pengorbanan yang luar biasa demi masa depan generasi muda Indonesia.