Usai Dua Kali Kalah di Laga Titel, O’Malley Akhirnya Menang Lagi

- Sean O'Malley mengalahkan Song Yadong via keputusan bulat dengan skor 29-28 dari ketiga juri di UFC 324
- O'Malley bangkit dari dua kekalahan beruntun di pertarungan titel melawan Merab Dvalishvili, sementara Song datang dengan kemenangan atas Henry Cejudo
- Ronde ketiga jadi penentu kemenangan O'Malley setelah kedua petarung berbagi kemenangan di dua ronde awal
, Jakarta – Sean O’Malley kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Song Yadong lewat keputusan bulat di co-main event UFC 324, Sabtu (24/1/2026). Ketiga juri kompak memberikan skor 29-28 untuk petarung asal Amerika Serikat itu.
Duel ini punya bobot besar bagi kedua pihak. O’Malley datang dengan dua kekalahan beruntun dalam pertarungan memperebutkan sabuk juara melawan Merab Dvalishvili. Catatan terakhirnya ada di angka 18-3.
Song Yadong sendiri tengah dalam tren positif. Kemenangan atas Henry Cejudo di pertandingan sebelumnya membuatnya dipandang sebagai kontestan serius untuk perebutan gelar kelas bantam. Rekornya tercatat 22-8-1.
Ronde pertama dimulai dengan sentuhan sarung tangan sportif. Song langsung bekerja dengan tendangan kaki yang tajam. O’Malley mencoba menutup jarak sambil membalas dengan tendangan tubuh.
Kedua petarung banyak bermain feint untuk membaca pola lawan. O’Malley mendaratkan pukulan lurus kiri beberapa kali. Song mencoba maju dengan kombinasi, namun belum ada yang mengenai sasaran dengan sempurna.
Tendangan balik berputar ke tubuh dari O’Malley mendarat bersih. Namun di akhir ronde, Song berhasil melakukan takedown dan mengontrol posisi atas. Ronde pertama sulit dinilai karena kedua petarung sama-sama punya momen.
Ronde kedua dibuka Song dengan dua tendangan kaki bertenaga. Salah satunya sempat membuat O’Malley goyah sesaat. Song terus membidik betis lawannya dengan konsisten.
Pukulan tangan kanan Song mendarat keras, diikuti satu lagi. O’Malley terlihat kurang agresif melempar serangan di ronde ini. Upaya takedown Song berhasil, dan dia mendorong O’Malley ke pagar oktagon.
Song kembali membawa duel ke ground dengan dua menit tersisa. O’Malley memaksa scramble dan berhasil kembali berdiri. Tendangan kaki besar dari Song kembali mendarat sebelum ronde berakhir.
“Saya tahu harus bangkit di ronde terakhir,” kata O’Malley usai pertandingan.
Ronde ketiga jadi penentu. Kedua petarung sama-sama memenangi satu ronde. Song mengambil posisi tengah oktagon saat bell berbunyi.
O’Malley mulai menemukan ritme terbaiknya. Kombinasi pukulan yang diakhiri dengan tangan kiri bersih mengenai sasaran. Pukulan lurus kiri tajam terus mengalir dari sarung tangan O’Malley.
Ini ronde terbaik O’Malley sepanjang pertandingan. Upaya takedown Song gagal total. Pukulan tangan kanan O’Malley mendarat over the top dengan presisi tinggi.
Song terus menekan maju, tapi pukulannya tidak lagi landing seperti dua ronde sebelumnya. Kombinasi 1-2 dari O’Malley mengenai wajah Song beberapa kali. Upaya takedown terakhir Song berhasil digagalkan.
Lutut keras dari O’Malley mendarat di detik-detik akhir. Pukulan lurus kiri dan tangan kanan menutup penampilan dominan O’Malley di ronde final.
Skor ketiga juri seragam: 29-28, 29-28, 29-28, semuanya untuk O’Malley. Kemenangan ini penting untuk menjaga relevansinya di divisi bantam setelah gagal mempertahankan sabuk juara.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: