Cadangan Beras Pemerintah Ditarget 4 Juta Ton, Bulog Serap 2,5 Juta Ton saat Panen Raya

- Menko Pangan Zulhas naikkan target Cadangan Beras Pemerintah dari 3 juta ton menjadi 4 juta ton pada 2026 untuk memperlancar program SPHP dan bantuan pangan, dengan Bulog menyerap gabah petani di harga Rp 6.500/kg.
- Bulog ditarget serap 2-2,5 juta ton beras saat panen raya untuk mencapai target 4 juta ton CBP, dengan stok saat ini mencapai 3,39 juta ton, tertinggi sejak merdeka tanpa impor.
- Margin Bulog akan dinaikkan dari Rp 150 miliar agar bisa mewujudkan beras satu harga di seluruh Indonesia termasuk Papua dan Maluku, yang akan dibahas dengan BPKP.
, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meningkatkan target Cadangan Beras Pemerintah menjadi 4 juta ton pada 2026, naik dari sebelumnya 3 juta ton. Kebijakan ini diambil untuk memperlancar program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan serta bantuan pangan.
Zulhas meyakini peran Perum Bulog sangat krusial dalam penstabilan harga melalui program SPHP dan menjaga harga gabah di tingkat petani. Bulog akan menyerap gabah petani di harga Rp 6.500 per kilogram.
“Kami putuskan Cadangan Beras Pemerintah kita dari 3 juta ton, kita naikkan jadi 4 juta ton, agar lebih mudah nanti untuk SPHP, untuk bantuan pangan, dan lain sebagainya,” kata Zulhas usai Rapat Koordinasi Terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (29/12/2025).
Zulhas menilai margin bagi Perum Bulog perlu ditingkatkan guna mewujudkan beras satu harga di seluruh Indonesia. Saat ini Bulog hanya mendapat margin Rp 50 per kilogram dikali 3 juta ton atau Rp 150 miliar.
“Bulog itu hanya dikasih margin Rp 50 kali 3 juta [ton], Rp 150 miliar. Bagaimana bisa mengirim ke Papua, ke Maluku satu harga, kan tidak mungkin. Nah ini nanti kita akan bicarakan dengan BPKP, kita akan hitung agar nanti berhasil bisa satu harga di seluruh Indonesia,” ujarnya.
Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Bulog akan menyerap 2 juta hingga 2,5 juta ton beras pada panen raya untuk mencapai target 4 juta ton CBP tahun depan.
“Kita target 4 juta ton [tahun 2026] seluruh Indonesia. [Nanti] di panen raya, minimal [serap] 2 juta ton. Kalau bisa, 2,5 juta ton. Ini stok kita per detik ini 3,39 juta ton. Ini tertinggi selama merdeka,” kata Amran.
Sepanjang 2025, realisasi pengadaan setara beras bersumber dari produksi dalam negeri yang telah dilaksanakan Perum Bulog mencapai 3,43 juta ton. Capaian ini melampaui 114,5 persen dari target serap beras 3 juta ton.
Bapanas mencatat stok beras Bulog sampai akhir tahun belum pernah mencapai lebih dari 3 juta ton tanpa ada pasokan dari importasi. Kondisi stok beras yang ada di gudang Bulog sampai minggu terakhir Desember terdapat 3,39 juta ton, sehingga stok CBP tahun ini menyentuh lebih dari 3 juta ton dengan mengoptimalkan produksi dalam negeri.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: