TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Ditolak Tambah Impor BBM, SPBU Swasta Bikin Meme Serang Bahlil

Poin Penting (3)
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku diserang lewat meme di media sosial karena menolak menambah kuota impor BBM untuk SPBU swasta tahun lalu
  • Bahlil hanya mengizinkan SPBU swasta membeli BBM dari Pertamina, bukan impor langsung, meski mereka sudah dapat jatah 100 persen plus 10 persen
  • Bahlil menegaskan tidak akan mundur dan berencana menghentikan total impor solar, BBM non subsidi, dan avtur sesuai arahan Presiden Prabowo soal kedaulatan energi

Resolusi.co, JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia bilang ada pihak yang tidak senang dengan kebijakannya tahun lalu. Waktu itu, dia menolak menambah kuota impor BBM buat operator SPBU swasta seperti Shell, BP, dan VIVO.

Akibatnya, SPBU swasta kehabisan stok dan tidak bisa jualan BBM. Bahlil hanya mengizinkan mereka menambah pasokan dengan cara membeli dari Pertamina, bukan impor sendiri. Keputusan itu ternyata memantik reaksi keras di media sosial.

“Jadi impor-impor ini yang meme-meme kemarin keluar banyak di aku, aku kan tahu. Ini bentuk-bentuk penetrasi eksternal yang dilakukan,” kata Bahlil dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR di Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026).

Bahlil menjelaskan, SPBU swasta sebenarnya sudah diberi jatah impor 100 persen plus tambahan 10 persen. Tapi mereka tetap meminta lebih banyak lagi, dan itu yang tidak dia setujui.

Bahlil menyebut serangan lewat meme itu sebagai upaya intervensi dari luar. Dia bahkan mengutip peribahasa Papua untuk menggambarkan bahwa dia sudah paham taktik semacam itu sejak lama.

Menteri asal Gorontalo ini tegas tidak akan mundur meski ada tekanan. Dia bahkan berencana menghentikan total impor solar, BBM non subsidi, dan avtur ke depan.

“Dan Insyaallah tidak akan berlaku bagi saya. Sudahlah, kita stop rezim impor ini,” tegasnya.

Bahlil bilang Presiden Prabowo Subianto sudah mengingatkan dirinya untuk tidak tunduk pada intervensi asing dalam mengambil kebijakan energi. Kedaulatan energi jadi prinsip utama yang harus dijaga.

“Kedaulatan itu nggak boleh asing mengintervensi kita. Ini bicara kedaulatan,” ujar Bahlil.

Dia melanjutkan, menjadi Menteri ESDM berarti tidak boleh diatur oleh pihak asing. Itu perintah langsung dari Presiden Prabowo yang harus dia jalankan.

Kebijakan Bahlil soal impor BBM memang jadi perdebatan panjang tahun lalu. Di satu sisi, SPBU swasta mengeluh pasokan terbatas dan harus beli mahal dari Pertamina. Di sisi lain, pemerintah ingin menjaga kedaulatan energi dan mendorong produksi dalam negeri.