Flare Meledak di Tangan Sendiri, Suporter Inter Kehilangan 3 Jari Usai Lempar ke Audero

- Suporter Inter yang melempar flare ke Emil Audero kehilangan tiga jari akibat ledakan petasan tersebut dan dibawa ke rumah sakit.
- Flare meledak di kotak penalti Cremonese, mengenai Audero yang mengalami luka robek di paha kanan dan telinga berdengung, namun tetap melanjutkan pertandingan.
- Inter Milan berpotensi kena sanksi denda, larangan suporter tandang, hingga penutupan sebagian tribun Giuseppe Meazza.
, Cremonese – Seorang suporter Inter Milan yang melempar flare ke arah penjaga gawang Cremonese, Emil Audero Mulyadi, justru kehilangan tiga jarinya sendiri akibat ledakan petasan itu. Kasus ini terjadi pada laga Serie A di Stadion Giovanni Zini, Minggu malam (1/2/2026), yang dimenangkan Inter 2-0.
Insiden bermula di awal babak kedua. Flare dilempar dari tribun yang berisi pendukung Inter dan meledak di kotak penalti Cremonese, tepat di dekat posisi Audero. Kiper berdarah Indonesia itu langsung terjatuh, dan pertandingan sempat dihentikan untuk memberinya perawatan medis.
Ledakan membekas di paha kanan Audero dengan luka robek, telinganya juga dilaporkan berdengung cukup keras. Meski sempat dipertimbangkan untuk diganti, Audero memilih tetap bermain hingga akhir.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, pelaku sudah teridentifikasi. Orang itu dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kehilangan tiga jari akibat ledakan flare yang dipegangnya.
Setelah mendapat penanganan medis, tersangka bakal langsung ditangkap polisi. Inter Milan sendiri kemungkinan bakal kena sanksi dari otoritas Liga Italia, mulai dari denda, pembatasan kehadiran suporter saat tandang, hingga penutupan sebagian tribun di San Siro.
Kasus ini kembali menyoroti bahaya flare di stadion sepak bola yang bukan hanya mengancam pemain di lapangan, tapi juga orang yang membakarnya.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: