TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Filipina Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berdampak ke Indonesia

Poin Penting (3)
  • Gempa magnitudo 6,7 mengguncang Mindanao, Filipina pada Rabu pagi dengan episentrum 27 kilometer timur Kota Santiago pada kedalaman 10-58 kilometer.
  • BMKG dan USGS pastikan tidak ada ancaman tsunami baik di Indonesia maupun wilayah lain, meski gempa dipicu aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina.
  • Belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa meski Phivolcs memperingatkan potensi gempa susulan, warga sempat panik dan bergegas keluar bangunan saat guncangan terjadi.

Resolusi.co, MINDANAO – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,7 mengguncang wilayah selatan Filipina pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Survei Geologi Amerika Serikat melaporkan episentrum gempa terletak 68 kilometer timur Baculin, tepatnya sekitar 27 kilometer di sebelah timur Kota Santiago, Pulau Mindanao.

Berdasarkan data USGS, pusat gempa berada pada kedalaman 10 kilometer. Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia mencatat gempa terjadi pada kedalaman 58 kilometer dengan episenter pada koordinat 7,254 derajat lintang utara dan 126,823 derajat bujur timur.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina dengan mekanisme naik atau thrust fault.

“Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina. Gempa bumi ini memiliki mekanisme naik,” kata Daryono dalam keterangan resmi.

Meski berkekuatan cukup besar, baik USGS maupun BMKG memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Daryono menegaskan hasil analisis menunjukkan tidak ada ancaman gelombang pasang di wilayah Indonesia akibat gempa ini.

“Hasil analisis BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami di wilayah Indonesia. Karena itu, kepada masyarakat pesisir di wilayah Indonesia diimbau agar tetap tenang,” tegas Daryono.

Phivolcs, badan seismologi Filipina, memperingatkan kemungkinan terjadinya kerusakan dan gempa susulan akibat guncangan di lepas pantai tersebut. Namun, hingga beberapa jam setelah kejadian, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa.

Joey Monato, kepala polisi setempat di Kota Hinatuan, Provinsi Surigao del Sur bagian selatan, menyatakan guncangan gempa tidak terlalu kuat namun cukup membuat warga bergegas keluar dari bangunan.

“Gempanya tidak terlalu kuat, tetapi orang-orang bergegas keluar,” ujar Monato seperti dikutip Bangkok Post.

BMKG terus memantau perkembangan situasi pascagempa dan berkomitmen menginformasikan segera kepada pemangku kepentingan, media, serta masyarakat jika terdapat perkembangan terbaru. Daryono mengimbau masyarakat agar hanya mengakses informasi resmi dari kanal komunikasi BMKG yang telah terverifikasi.

Filipina merupakan negara yang terletak di kawasan Cincin Api Pasifik, sehingga kerap mengalami aktivitas seismik signifikan. Dalam beberapa bulan terakhir, wilayah ini telah mengalami sejumlah gempa bumi dengan kekuatan besar yang menghantam berbagai bagian negara kepulauan tersebut.