TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Menlu Sugiono Dorong Dialog Damai ASEAN Atasi Ketegangan Kamboja–Thailand

Poin Penting (3)
  • Menlu RI Sugiono menghadiri Pertemuan Khusus Menlu ASEAN di Kuala Lumpur membahas eskalasi konflik perbatasan Kamboja–Thailand.
  • Indonesia menegaskan pentingnya penghentian aksi militer, perlindungan warga sipil, serta kembali ke jalur dialog sesuai Piagam ASEAN dan Treaty of Amity and Cooperation.
  • ASEAN mengeluarkan Chair’s Statement yang menekankan persatuan, sentralitas ASEAN, serta dukungan penuh terhadap upaya pemulihan kepercayaan dan dialog damai.

Resolusi.co, Jakarta– Menteri Luar Negeri RI Sugiono menghadiri Pertemuan Khusus Menteri Luar Negeri ASEAN di Kuala Lumpur pada Senin (22/12) untuk membahas situasi memanas di perbatasan Kamboja dan Thailand sejak eskalasi ketegangan pada 8 Desember 2025. Pertemuan dipimpin oleh Menlu Malaysia selaku Ketua ASEAN dan dihadiri seluruh Menlu negara anggota ASEAN, kecuali Myanmar yang diwakili oleh Permanent Secretary Kementerian Luar Negeri sebagai perwakilan non-politis, serta Vietnam yang diwakili pada tingkat pejabat tinggi.

Dalam forum tersebut, Indonesia menyampaikan apresiasi atas peran Malaysia sebagai Ketua ASEAN dan menegaskan pentingnya semua pihak menahan diri, menghentikan aksi militer, serta kembali ke jalur dialog dan diplomasi sesuai Piagam ASEAN dan semangat persatuan ASEAN. Menlu Sugiono menekankan bahwa jatuhnya korban jiwa, luka-luka, serta pengungsian warga sipil di kedua sisi perbatasan merupakan persoalan kemanusiaan serius yang harus segera ditangani.

Indonesia juga menyatakan kesiapan untuk berkontribusi secara konstruktif, termasuk kemungkinan mengirimkan personel dalam ASEAN Observer Team guna membantu memantau situasi di lapangan sesuai mandat ASEAN. Selain itu, Indonesia mendorong penguatan kapasitas ASEAN dalam pencegahan konflik dan penyelesaian damai melalui pemanfaatan Treaty of Amity and Cooperation (TAC) serta mekanisme ASEAN lainnya.

Pertemuan menghasilkan Chair’s Statement yang menegaskan kembali komitmen ASEAN terhadap persatuan dan sentralitas ASEAN. Pernyataan tersebut juga menyerukan agar pihak terkait memulihkan kepercayaan dan kembali ke dialog, baik melalui mekanisme bilateral maupun dengan fasilitasi Ketua ASEAN.

“Pada intinya, Indonesia selalu percaya bahwa dua keluarga kita di ASEAN, Kamboja dan Thailand, akan menemukan jalan damai melalui dialog dengan dukungan penuh ASEAN,” tegas Menlu Sugiono.

Di sela-sela Pertemuan Khusus Menteri Luar Negeri ASEAN, Menlu Sugiono juga melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn.

Sumber: Portal resmi Kementerian Luar Negeri RI.