TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

PBNU Guyub di Surabaya Rais Aam Gus Yahya dan Gus Ipul Makan Bersama Bahas Teknis Organisasi Menyusul

Poin Penting (3)
  • Pimpinan PBNU, termasuk Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Gus Yahya, dan Gus Ipul berkumpul di Ponpes Miftachussunnah, Surabaya, untuk silaturahmi, doa, dan makan bersama.
  • Pertemuan difokuskan pada penguatan kebersamaan internal PBNU, sementara pembahasan teknis organisasi akan dilanjutkan kemudian.
  • Agenda Muktamar dan langkah struktural PBNU disebut masih menunggu pembahasan lebih lanjut oleh Rais Aam dan Ketua Umum.

Resolusi.co, Jawa Timur — Sejumlah petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berkumpul dalam forum silaturahmi di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tampak duduk bersama menikmati kebersamaan dengan penuh keakraban.

Pertemuan digelar pada Minggu (28/12) dengan agenda utama sholawatan, doa bersama, serta makan nasi talaman dalam suasana guyub. Sementara pembahasan teknis organisasi disepakati akan dilanjutkan pada waktu mendatang.

“Alhamdulillah tadi sudah kumpul semua. Kita bersama-sama berdoa, bersholawat. Mudah-mudahan ke depan akan ada pembicaraan lebih lanjut,” ujar Gus Ipul kepada wartawan usai pertemuan.

Gus Ipul menegaskan, pertemuan kali ini difokuskan pada penguatan silaturahmi dan peneguhan kebersamaan internal PBNU. Adapun langkah strategis organisasi akan dibahas secara khusus oleh Rais Aam bersama Ketua Umum PBNU.

“Intinya nanti Rais Aam bersama Ketua Umum akan membicarakan lebih lanjut apa yang akan kita lakukan ke depan. Hari ini kita sudah bisa guyub, makan bareng, bersholawat. Alhamdulillah,” ucapnya.

Terkait agenda Muktamar dan dinamika struktural PBNU, Gus Ipul menyebut seluruhnya akan disampaikan pada waktu yang tepat.

“Soal Muktamar nanti akan dibicarakan lebih lanjut. Kapan waktunya juga belum bisa dipastikan. Tunggu penjelasan Kiai Miftachul Akhyar,” tegasnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Katib Aam PBNU Prof Muhammad Nuh, para kiai Syuriyah dan Tanfidziyah, serta tokoh NU seperti KH Anwar Mansyur dan KH Idris Hamid. Suasana pertemuan disebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.