Pertamina Gelar Operasi Pasar LPG di Banda Aceh, 2.800 Tabung Digelontorkan untuk Warga Pasca-Bencana

- Pertamina bersama Pemkot Banda Aceh menggelar operasi pasar LPG di empat titik dengan total 2.800 tabung untuk memenuhi kebutuhan warga pasca-bencana.
- Harga LPG bersubsidi dipatok Rp 18.000 per tabung, pembelian dibatasi satu tabung per KK, dan Pertamina memastikan stok serta distribusi dalam keadaan aman.
, Jakarta —Untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat pasca-bencana, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Pemerintah Kota Banda Aceh menggelar operasi pasar LPG di empat titik strategis di ibu kota provinsi tersebut.
Sales Area Manager Retail Aceh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Misbah Bukhori, mengatakan operasi pasar ini menyediakan LPG bersubsidi dan non-subsidi agar warga memiliki pilihan sesuai kebutuhan. Total 2.800 tabung disebar di Kecamatan Kuta Alam, Meuraxa, Baiturrahman, dan Pasar Tani.
“Harga LPG bersubsidi dalam operasi pasar ini ditetapkan sebesar Rp 18.000 per tabung. Pemkot Banda Aceh juga membatasi pembelian satu tabung per kepala keluarga agar distribusi merata,” ujar Misbah.
Ia menegaskan stok LPG di Banda Aceh dalam kondisi aman, dan distribusi akan terus diperkuat melalui pangkalan-pangkalan resmi Pertamina di Banda Aceh maupun Aceh Besar. Misbah juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian berlebih.
Di sisi lain, Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebut langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk menjaga pasokan energi di Aceh.
“Kami berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan, pasokan gas elpiji dapat segera pulih sepenuhnya,” pungkasnya.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: