Puasa Genap 30 Hari, Arab Saudi Umumkan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

- Arab Saudi resmi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026, setelah hilal Syawal tidak terlihat pada pemantauan Rabu malam dan Ramadan digenapkan menjadi 30 hari.
- Sejumlah negara Timur Tengah dan kawasan lainnya termasuk UEA, Qatar, Bahrain, Kuwait, Palestina, dan Lebanon juga menetapkan tanggal yang sama, sementara Singapura menetapkan Idul Fitri pada Sabtu, 21 Maret 2026.
- Indonesia masih menunggu hasil Sidang Isbat pada Kamis (19/3/2026) untuk menentukan 1 Syawal secara resmi, meski Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan Idul Fitri pada 20 Maret.
, Jakarta – Arab Saudi resmi menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Keputusan itu diumumkan setelah komite rukyat memastikan hilal bulan Syawal tidak terlihat pada pemantauan Rabu malam, 18 Maret 2026. Dengan demikian, umat Islam di Arab Saudi menggenapkan puasa Ramadan menjadi 30 hari penuh.
Pengumuman resmi itu dirilis melalui Kantor Berita Saudi dan laman Saudi Press Agency pada Kamis (19/3/2026), sehari sebelum hari raya.
“Mahkamah Agung telah memutuskan bahwa besok, Kamis, adalah hari ke-30 bulan Ramadhan, dan bahwa hari Jumat adalah hari raya Idul Fitri yang diberkahi,” lapor Kantor Berita Saudi.
Penetapan tanggal ini mengikuti tradisi Islam yang mengandalkan pengamatan langsung bulan sabit sebagai penanda masuknya bulan baru, bukan semata-mata perhitungan astronomi. Ketika hilal tidak berhasil dilihat pada malam ke-29 Ramadan, maka bulan puasa secara otomatis disempurnakan menjadi 30 hari.
Salat Id di Arab Saudi dijadwalkan berlangsung 15 menit setelah matahari terbit pada Jumat pagi. Libur nasional untuk seluruh pegawai pemerintah dan sektor swasta di Kerajaan Saudi sendiri telah dimulai sejak Rabu, 18 Maret, dan berlangsung selama empat hari.
Selain Arab Saudi, negara-negara seperti Uni Emirat Arab, Qatar, dan Bahrain juga mengumumkan hari pertama Idul Fitri jatuh pada Jumat, 20 Maret. Sejumlah negara lain di kawasan Timur Tengah yang menyatakan hal serupa antara lain Kuwait, Yaman, Lebanon, Palestina, dan Irak.
Perayaan Idul Fitri tahun ini berlangsung di tengah suasana yang tidak biasa. Kawasan Timur Tengah masih dibayangi ketegangan perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang telah berlangsung sejak akhir Februari. Sejumlah fasilitas di kawasan Teluk dilaporkan terdampak serangan balasan rudal dan drone Iran, meski otoritas Saudi menegaskan keamanan di dalam wilayah Kerajaan tetap terjaga.
Sementara itu, Indonesia saat itu masih menunggu hasil Sidang Isbat yang dijadwalkan digelar pada Kamis (19/3/2026) di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, untuk menentukan 1 Syawal 1447 H secara resmi berdasarkan metode gabungan hisab dan rukyat. Muhammadiyah sebelumnya telah menetapkan Idul Fitri pada 20 Maret, sesuai dengan penetapan Arab Saudi.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: