TODAY'S RECAP
AS Naikkan Tarif Impor Global ke 15% Pekan Ini, Indonesia Pastikan Ekspor Strategis Tetap Nol PersenPemerintah Perketat Standar Higienis Dapur MBG Nasional, Wajib Bebas Tikus dan KecoaMalam Nuzulul Quran 1447 H Jatuh 6 Maret 2026, Ini Amalan yang DianjurkanKeluar dari Bareskrim, Wardatina Mawa Langsung Bilang: Saya Tidak Mau Lelaki PengkhianatMKMK Tolak Laporan Etik Adies Kadir, Tindakan Dinilai Terjadi Sebelum Jadi Hakim MKTanker Minyak Terancam di Selat Hormuz, Trump Keluarkan Dua Kartu Truf SekaligusAS Naikkan Tarif Impor Global ke 15% Pekan Ini, Indonesia Pastikan Ekspor Strategis Tetap Nol PersenPemerintah Perketat Standar Higienis Dapur MBG Nasional, Wajib Bebas Tikus dan KecoaMalam Nuzulul Quran 1447 H Jatuh 6 Maret 2026, Ini Amalan yang DianjurkanKeluar dari Bareskrim, Wardatina Mawa Langsung Bilang: Saya Tidak Mau Lelaki PengkhianatMKMK Tolak Laporan Etik Adies Kadir, Tindakan Dinilai Terjadi Sebelum Jadi Hakim MKTanker Minyak Terancam di Selat Hormuz, Trump Keluarkan Dua Kartu Truf SekaligusAS Naikkan Tarif Impor Global ke 15% Pekan Ini, Indonesia Pastikan Ekspor Strategis Tetap Nol PersenPemerintah Perketat Standar Higienis Dapur MBG Nasional, Wajib Bebas Tikus dan KecoaMalam Nuzulul Quran 1447 H Jatuh 6 Maret 2026, Ini Amalan yang DianjurkanKeluar dari Bareskrim, Wardatina Mawa Langsung Bilang: Saya Tidak Mau Lelaki PengkhianatMKMK Tolak Laporan Etik Adies Kadir, Tindakan Dinilai Terjadi Sebelum Jadi Hakim MKTanker Minyak Terancam di Selat Hormuz, Trump Keluarkan Dua Kartu Truf SekaligusAS Naikkan Tarif Impor Global ke 15% Pekan Ini, Indonesia Pastikan Ekspor Strategis Tetap Nol PersenPemerintah Perketat Standar Higienis Dapur MBG Nasional, Wajib Bebas Tikus dan KecoaMalam Nuzulul Quran 1447 H Jatuh 6 Maret 2026, Ini Amalan yang DianjurkanKeluar dari Bareskrim, Wardatina Mawa Langsung Bilang: Saya Tidak Mau Lelaki PengkhianatMKMK Tolak Laporan Etik Adies Kadir, Tindakan Dinilai Terjadi Sebelum Jadi Hakim MKTanker Minyak Terancam di Selat Hormuz, Trump Keluarkan Dua Kartu Truf Sekaligus

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

6 Maret 2026

Cari berita

Situasi Memanas! Trump Ancam Serang Iran Secara Militer, 540 Orang Tewas dalam Demonstrasi

Poin Penting (3)
  • Trump mempertimbangkan opsi militer, serangan siber, dan sanksi baru terhadap Iran menyusul protes massal yang menewaskan 540 orang dan menangkap 10.000 warga di 186 kota
  • Pemimpin Iran menghubungi Washington untuk membuka jalur negosiasi, namun Trump tegaskan AS bisa bertindak lebih dulu sebelum pertemuan terlaksana
  • Iran mengeluarkan ultimatum akan membalas AS dan Israel jika diserang, di tengah komunikasi Trump dengan kelompok oposisi Iran dan rencana kembalikan akses internet via Starlink

Resolusi.co, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengindikasikan kemungkinan melakukan operasi militer terhadap Iran sebagai respons terhadap gelombang demonstrasi besar-besaran yang menewaskan ratusan orang. Namun, Teheran telah membuka pintu untuk jalur perundingan di tengah meningkatnya ketegangan.

Trump menyatakan pemerintahannya sedang mengkaji berbagai opsi respons, termasuk tindakan militer. Ia menegaskan bahwa pihak militer AS juga sedang melakukan evaluasi terhadap situasi terkini.

“Kami menanganinya dengan sangat serius. Militer juga sedang mengkaji, dan kami mempertimbangkan sejumlah opsi yang sangat kuat. Kami akan mengambil keputusan,” ujar Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One saat kembali ke Washington dari kediamannya di Mar-a-Lago, Florida, Senin (12/1/2026).

Menurut laporan The Wall Street Journal, Trump dijadwalkan menggelar pertemuan dengan para pejabat senior pada Selasa (13/1/2026) waktu setempat untuk membahas langkah-langkah konkret. Pertemuan tersebut akan membahas berbagai opsi yang sedang dipertimbangkan.

Pilihan respons yang ada di meja mencakup serangan militer langsung, penggunaan senjata siber, hingga penerapan sanksi ekonomi baru terhadap Teheran. Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, akan turut hadir dalam pembahasan strategis tersebut.

Aksi protes yang melanda berbagai wilayah Iran kini dinilai sebagai tantangan paling berat bagi Republik Islam Iran sejak Revolusi 1979. Demonstrasi yang awalnya dipicu oleh krisis nilai tukar mata uang dan kemunduran ekonomi, kini telah berkembang menjadi penolakan terhadap sistem pemerintahan.

Human Rights Activist News Agency mencatat bahwa sedikitnya 540 orang tewas dan lebih dari 10.000 orang ditangkap dalam rangkaian demonstrasi. Aksi tersebut terjadi di 186 kota yang tersebar di 31 provinsi Iran. Pembatasan komunikasi yang diterapkan secara luas membuat pemantauan skala penuh dari gerakan protes menjadi sulit dilakukan.

Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran telah terputus sejak tahun 1980. Pemutusan hubungan ini terjadi setelah mahasiswa militan Iran menyerbu Kedutaan Besar AS di Teheran pada November 1979 dan menyandera staf diplomatik Amerika selama 444 hari.

Dalam pernyataannya, Trump mengungkapkan bahwa para pemimpin Iran telah menghubungi Washington pada Sabtu untuk membuka jalur negosiasi.

“Sebuah pertemuan sedang disiapkan,” ujarnya tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Meski demikian, Trump menegaskan bahwa AS dapat mengambil tindakan lebih dulu sebelum pertemuan tersebut terlaksana. Ia tidak mengesampingkan kemungkinan aksi militer akan dilakukan terlebih dahulu.

Trump juga mengungkapkan bahwa pihak AS tengah menjalin komunikasi dengan kelompok-kelompok oposisi Iran. Selain itu, pemerintahannya sedang mempertimbangkan upaya untuk memulihkan akses internet di negara tersebut, termasuk melalui penggunaan layanan satelit Starlink milik Elon Musk.

“Kami mungkin bisa menyalakan kembali internet, jika memungkinkan. Saya akan menghubungi Elon Musk segera setelah ini,” kata Trump.

Di sisi lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan pendekatan dialog dan persuasif dalam menangani situasi. Namun, sejumlah pejabat lain justru memperingatkan kemungkinan pengadilan cepat hingga penerapan hukuman mati seiring dengan meluasnya kerusuhan dan bertambahnya korban jiwa.

Trump secara terbuka menyatakan dukungannya kepada para demonstran di Iran. Ia juga memberikan sinyal kemungkinan aksi militer AS terhadap rezim Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, yang menimbulkan kekhawatiran di kalangan sekutu maupun rival Washington.

“Iran sedang menatap kebebasan, mungkin seperti belum pernah terjadi sebelumnya. Amerika Serikat siap membantu!!!” tulis Trump di media sosial pada Sabtu akhir pekan lalu.

Menanggapi pernyataan Trump tersebut, Iran mengeluarkan peringatan keras. Teheran menyatakan akan melakukan pembalasan terhadap Amerika Serikat dan Israel jika terjadi serangan militer.