Ridwan Kamil Ungkap Penyesalan dan Minta Maaf Usai Perceraian dengan Atalia

- Ridwan Kamil meminta maaf atas kegaduhan perceraiannya dengan Atalia Praratya setelah hampir 29 tahun menikah, mengakui banyak kekhilafan dalam rumah tangga.
- Keputusan berpisah diambil secara baik-baik tanpa konflik setelah melalui mediasi, dengan pembagian harta gono-gini yang sudah diselesaikan.
- Keduanya berkomitmen menjaga hubungan saling menghormati demi kepentingan dan masa depan anak-anak mereka yang tetap menjadi prioritas.
, Bandung – Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya angkat bicara setelah perceraiannya dengan Atalia Praratya resmi dikabulkan pengadilan. Melalui keterangan tertulis yang disampaikan kuasa hukumnya, Wenda Aluwi, pada Rabu (7/1), Ridwan meminta maaf atas perhatian publik terhadap persoalan rumah tangganya.
Dalam pernyataannya, Ridwan mengakui telah melakukan banyak kesalahan selama hampir 29 tahun menjalani bahtera rumah tangga bersama Atalia. Ia menyebut keputusan berpisah diambil setelah melalui proses panjang, termasuk mediasi yang dilakukan dengan itikad baik.
“Pertama, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat atas perhatian dan kegaduhan yang timbul akibat persoalan rumah tangga kami yang menjadi konsumsi publik.”
Pria yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandung itu menegaskan, keputusan bercerai diambil tanpa konflik terbuka maupun tekanan dari pihak lain. Menurutnya, perpisahan secara baik-baik adalah pilihan terbaik setelah mengalami berbagai ketidaksepahaman multidimensi dalam perjalanan hidup bersama.
“Saya mengakui bahwa selama hampir 29 tahun membina rumah tangga, terdapat banyak kekhilafan dan keterbatasan dari diri saya, sehingga terdapat banyak ketidaksepahaman multidimensi dalam perjalanan hidup kami.”
Ridwan mengungkapkan, ia menghormati sepenuhnya keputusan Atalia untuk mengakhiri pernikahan mereka. Ia memandang hak tersebut sebagai bagian dari upaya setiap manusia memperjuangkan kebahagiaan dan ketenangan hidup.
Soal pembagian harta gono-gini, Ridwan mengklaim telah menyelesaikannya dengan baik jauh sebelum perceraian disahkan. Ia juga menekankan komitmen keduanya untuk tetap menjaga hubungan saling menghormati, terutama dalam mengasuh anak-anak mereka.
“Kami berkomitmen untuk tetap menjaga hubungan yang saling menghormati, terutama dalam menjalankan peran dan tanggung jawab bersama terhadap anak-anak kami. Kepentingan dan masa depan anak tetap menjadi prioritas kami berdua.”
Di akhir pernyataannya, Ridwan meminta doa agar semua pihak diberikan ketenangan dan kekuatan untuk menjalani fase kehidupan selanjutnya dengan penuh tanggung jawab dan martabat.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: