Dolar AS Merangkak Naik ke Rp 16.651, Rupiah Melemah Tipis di Awal Perdagangan

- Dolar AS pagi ini naik ke Rp 16.651.
- Rupiah melemah tipis 0,09%.
- Dolar melemah terhadap euro, yen, dan poundsterling.
- Dolar menguat terhadap AUD dan franc Swiss.
- Pergerakan valas global masih variatif.
, Jakarta, Finansial. Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menekan rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat pagi (28/11). Mata uang Negeri Paman Sam bergerak stabil di level Rp 16.600-an dan menunjukkan tren penguatan tipis.
Mengutip data Bloomberg, dolar AS pagi ini naik 15 poin atau sekitar 0,09 persen ke posisi Rp 16.651. Level ini sedikit lebih tinggi dibanding penutupan perdagangan Kamis (28/11) yang berada di Rp 16.648.
Meski menguat terhadap rupiah, pergerakan dolar AS tercatat variatif jika dibandingkan dengan sejumlah mata uang global. Terhadap euro, dolar AS justru melemah 0,11 persen. Pelemahan serupa juga terlihat saat berhadapan dengan yen Jepang (JPY) sebesar 0,03 persen serta pound sterling (GBP) sebesar 0,03 persen.
Di sisi lain, dolar AS masih menunjukkan daya tahan saat diperdagangkan melawan dolar Australia (AUD), menguat 0,03 persen. Namun terhadap dolar Kanada (CAD), mata uang ini melemah tipis 0,01 persen. Adapun terhadap franc Swiss (CHF), dolar AS kembali menguat sebesar 0,07 persen.
Pelemahan tipis rupiah pada pagi ini dinilai masih dalam rentang wajar di tengah ketidakpastian global dan dinamika kebijakan bank sentral dunia yang terus mempengaruhi arah pasar valuta.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: