Akselerasi Reformasi Pendidikan: Capaian Strategis hingga Akhir 2025
, JAKARTA – Program percepatan reformasi pendidikan yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto menunjukkan langkah nyata dalam memperbaiki ekosistem belajar di Indonesia. Infografis dari ANTARA ini menampilkan rangkuman capaian hingga akhir 2025, mulai dari revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, hingga pembangunan Sekolah Garuda sebagai model pendidikan masa depan.
Revitalisasi sekolah menjadi fondasi penting untuk memastikan fasilitas pendidikan yang aman, layak, dan ramah anak. Dengan anggaran Rp20 triliun, lebih dari 14 ribu sekolah usia dini–menengah serta dua ribu sekolah vokasi telah masuk program perbaikan. Upaya ini juga mendorong transformasi pembelajaran agar lebih selaras dengan kebutuhan teknologi dan keterampilan abad 21.
Di sisi lain, digitalisasi pembelajaran yang menelan anggaran Rp2 triliun telah mendistribusikan ratusan ribu perangkat papan interaktif ke berbagai daerah. Inisiatif ini memberi guru ruang lebih luas untuk menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif sekaligus meningkatkan literasi teknologi siswa. Transformasi ini menjadi salah satu pilar modernisasi pendidikan nasional.
Pembangunan Sekolah Garuda pun menunjukkan progres signifikan melalui penyelesaian sekolah transformasi di 16 titik serta pembangunan empat sekolah baru yang akan beroperasi mulai 2026/2027.
Langkah ini diharapkan melahirkan lulusan unggul dalam sains, teknologi, dan riset, sekaligus membuka jalur menuju kampus nasional maupun internasional. Upaya komprehensif ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mengejar ketertinggalan dan mempercepat lompatan kualitas pendidikan Indonesia.