TODAY'S RECAP
Inisial 16 Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Terungkap, DPR Minta Sanksi DO Tanpa KompromiSetiap Masuk Kelas Mereka Tahu Dilecehkan, Ini Fakta Lengkap Kasus Grup Chat FH UIJatim Dipuji Soal IPM dan Ekonomi, tapi Wamendagri Masih Punya Catatan Serius untuk GubernurBelanja Dapur Makin Berat: Elpiji dan Minyak Goreng Naik Bersamaan di Jatim Pekan IniSaat Malaysia Ketakutan Kehabisan BBM, Indonesia Diam-diam Perkuat Cadangan EnerginyaSumenep Teken MoU dengan Dua Perusahaan Pengolahan Ikan, Incar Pasar EksporInisial 16 Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Terungkap, DPR Minta Sanksi DO Tanpa KompromiSetiap Masuk Kelas Mereka Tahu Dilecehkan, Ini Fakta Lengkap Kasus Grup Chat FH UIJatim Dipuji Soal IPM dan Ekonomi, tapi Wamendagri Masih Punya Catatan Serius untuk GubernurBelanja Dapur Makin Berat: Elpiji dan Minyak Goreng Naik Bersamaan di Jatim Pekan IniSaat Malaysia Ketakutan Kehabisan BBM, Indonesia Diam-diam Perkuat Cadangan EnerginyaSumenep Teken MoU dengan Dua Perusahaan Pengolahan Ikan, Incar Pasar EksporInisial 16 Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Terungkap, DPR Minta Sanksi DO Tanpa KompromiSetiap Masuk Kelas Mereka Tahu Dilecehkan, Ini Fakta Lengkap Kasus Grup Chat FH UIJatim Dipuji Soal IPM dan Ekonomi, tapi Wamendagri Masih Punya Catatan Serius untuk GubernurBelanja Dapur Makin Berat: Elpiji dan Minyak Goreng Naik Bersamaan di Jatim Pekan IniSaat Malaysia Ketakutan Kehabisan BBM, Indonesia Diam-diam Perkuat Cadangan EnerginyaSumenep Teken MoU dengan Dua Perusahaan Pengolahan Ikan, Incar Pasar EksporInisial 16 Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Terungkap, DPR Minta Sanksi DO Tanpa KompromiSetiap Masuk Kelas Mereka Tahu Dilecehkan, Ini Fakta Lengkap Kasus Grup Chat FH UIJatim Dipuji Soal IPM dan Ekonomi, tapi Wamendagri Masih Punya Catatan Serius untuk GubernurBelanja Dapur Makin Berat: Elpiji dan Minyak Goreng Naik Bersamaan di Jatim Pekan IniSaat Malaysia Ketakutan Kehabisan BBM, Indonesia Diam-diam Perkuat Cadangan EnerginyaSumenep Teken MoU dengan Dua Perusahaan Pengolahan Ikan, Incar Pasar Ekspor

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

15 April 2026

Cari berita

Waspada Potensi Bencana Saat Libur Natalan 2025, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada

N.F Mubarok
Bagikan:
Waspada Potensi Bencana Saat Libur Natalan 2025, BMKG Imbau Masyarakat Tetap Waspada
Sumber gambar diambil dari ANTARA

Resolusi.co, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat yang diperkirakan meningkat di sejumlah wilayah Indonesia selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyatakan bahwa intensitas curah hujan diprediksi mencapai 300-500 mm per bulan, bahkan berpotensi sangat tinggi di beberapa lokasi.

Kondisi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan rob yang dapat mengganggu mobilitas masyarakat pada periode mudik dan perayaan akhir tahun.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum per 8 Desember 2025, sebaran titik rawan bencana tersebar di berbagai provinsi. Sumatera mencatat 175 titik banjir, 571 titik longsor, dan 3 lokasi rob. Wilayah Kalimantan memiliki 111 titik banjir dan 263 titik longsor, sementara Sulawesi tercatat 147 titik banjir dan 254 titik longsor.

Jawa dan Bali menghadapi ancaman 196 titik banjir, 123 titik longsor, dan 9 lokasi rob, sedangkan Nusa Tenggara dan Maluku memiliki 150 titik banjir dan 274 titik longsor. Papua juga tidak luput dari ancaman dengan 28 titik banjir dan 156 titik longsor yang perlu diwaspadai.

Puncak musim hujan diprediksi terjadi pada Minggu ke-2 Desember 2025 hingga Minggu ke-1 Januari 2026, dengan perkiraan lokasi paling terpengaruh meliputi Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan.

Faktor penyebab utama kondisi ini adalah pengaruh monsun Asia, gelombang atmosfer, serta fenomena bibit siklon atau siklon tropis yang dapat memperkuat intensitas hujan. BMKG menekankan pentingnya kewaspadaan ekstra mengingat tingginya mobilitas masyarakat pada periode tersebut.

Pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi komprehensif dengan menyiagakan 1.150 alat berat seperti ekskavator dan truk pengangkut di seluruh Indonesia untuk penanganan darurat. Tiga imbauan utama kepada masyarakat meliputi selalu tenang dan waspada terhadap potensi bencana, memantau peringatan dini dari kanal resmi BMKG, serta menghindari kunjungan ke destinasi atau jalur rawan bencana.

Pemerintah juga telah menyampaikan peringatan dini kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan menjaga ketahanan logistik guna mencegah kelangkapan apabila terjadi bencana.

📰

Jangan Lewatkan Update Terbaru!

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan saluran WhatsApp Channel