TODAY'S RECAP
Inisial 16 Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Terungkap, DPR Minta Sanksi DO Tanpa KompromiSetiap Masuk Kelas Mereka Tahu Dilecehkan, Ini Fakta Lengkap Kasus Grup Chat FH UIJatim Dipuji Soal IPM dan Ekonomi, tapi Wamendagri Masih Punya Catatan Serius untuk GubernurBelanja Dapur Makin Berat: Elpiji dan Minyak Goreng Naik Bersamaan di Jatim Pekan IniSaat Malaysia Ketakutan Kehabisan BBM, Indonesia Diam-diam Perkuat Cadangan EnerginyaSumenep Teken MoU dengan Dua Perusahaan Pengolahan Ikan, Incar Pasar EksporInisial 16 Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Terungkap, DPR Minta Sanksi DO Tanpa KompromiSetiap Masuk Kelas Mereka Tahu Dilecehkan, Ini Fakta Lengkap Kasus Grup Chat FH UIJatim Dipuji Soal IPM dan Ekonomi, tapi Wamendagri Masih Punya Catatan Serius untuk GubernurBelanja Dapur Makin Berat: Elpiji dan Minyak Goreng Naik Bersamaan di Jatim Pekan IniSaat Malaysia Ketakutan Kehabisan BBM, Indonesia Diam-diam Perkuat Cadangan EnerginyaSumenep Teken MoU dengan Dua Perusahaan Pengolahan Ikan, Incar Pasar EksporInisial 16 Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Terungkap, DPR Minta Sanksi DO Tanpa KompromiSetiap Masuk Kelas Mereka Tahu Dilecehkan, Ini Fakta Lengkap Kasus Grup Chat FH UIJatim Dipuji Soal IPM dan Ekonomi, tapi Wamendagri Masih Punya Catatan Serius untuk GubernurBelanja Dapur Makin Berat: Elpiji dan Minyak Goreng Naik Bersamaan di Jatim Pekan IniSaat Malaysia Ketakutan Kehabisan BBM, Indonesia Diam-diam Perkuat Cadangan EnerginyaSumenep Teken MoU dengan Dua Perusahaan Pengolahan Ikan, Incar Pasar EksporInisial 16 Pelaku Pelecehan Seksual FH UI Terungkap, DPR Minta Sanksi DO Tanpa KompromiSetiap Masuk Kelas Mereka Tahu Dilecehkan, Ini Fakta Lengkap Kasus Grup Chat FH UIJatim Dipuji Soal IPM dan Ekonomi, tapi Wamendagri Masih Punya Catatan Serius untuk GubernurBelanja Dapur Makin Berat: Elpiji dan Minyak Goreng Naik Bersamaan di Jatim Pekan IniSaat Malaysia Ketakutan Kehabisan BBM, Indonesia Diam-diam Perkuat Cadangan EnerginyaSumenep Teken MoU dengan Dua Perusahaan Pengolahan Ikan, Incar Pasar Ekspor

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

15 April 2026

Cari berita

FIFA Rilis Aturan Pengundian Piala Dunia 2026: Format Baru, Persaingan Baru

N.F Mubarok
Bagikan:
FIFA Rilis Aturan Pengundian Piala Dunia 2026: Format Baru, Persaingan Baru
Infografis Sumber ANTARA

Resolusi.co, Pengundian fase grup Piala Dunia 2026 akan digelar di Washington DC, Amerika Serikat, pada 5 Desember 2025. FIFA telah merilis aturan resmi sebagai dasar pembagian 48 peserta, menyusul format baru yang untuk pertama kalinya diterapkan dalam sejarah turnamen. Dengan bertambahnya jumlah kontestan, distribusi pot dilakukan lebih rinci dan berlapis.

Tim-tim unggulan yang menempati pot 1 akan diundi lebih dulu untuk mengisi posisi grup A hingga L. Tiga tuan rumah—Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat—menempati posisi A1, B1, dan D1. Sementara itu, sembilan tim dengan peringkat tertinggi otomatis ditempatkan pada slot utama di grup masing-masing. Dua tim berperingkat teratas selanjutnya akan diundi berdasarkan jalur berlawanan untuk menjaga keseimbangan kekuatan.

Aturan lain menyebutkan bahwa setiap grup tidak boleh diisi lebih dari satu tim dari konfederasi yang sama, kecuali untuk UEFA yang memiliki jatah peserta lebih besar. Empat puluh dua negara telah memastikan tiket ke putaran final, sementara enam slot tersisa akan ditentukan pada Maret 2026 melalui jalur playoff antarbenua dan zona Eropa.

FIFA juga merilis daftar pot lengkap, mulai dari tim elite seperti Argentina, Prancis, hingga tim debutan yang masuk melalui playoff. Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan, ekspansi menjadi 48 tim memberi lebih banyak negara kesempatan berkembang dan berkompetisi di panggung tertinggi. Format baru ini diharapkan membuka ruang kejutan serta memperluas daya saing turnamen.

📰

Jangan Lewatkan Update Terbaru!

Simak update artikel pilihan lainnya dari kami di Google News dan saluran WhatsApp Channel