Menembus Jalur Rawan, Pertamina Berhasil Menyalurkan BBM ke Bireuen

- Pertamina Sumbagut memastikan distribusi BBM terus berjalan dengan pengawasan ketat terhadap keselamatan AMT serta pemutakhiran informasi jalur aman di lapangan.
- Keselamatan menjadi garis merah operasional, namun komitmen menjaga suplai energi bagi masyarakat tetap dijalankan secara penuh sebagai tanggung jawab pelayanan publik.
- Pertamina hadir di garis depan pemulihan, memastikan seluruh daerah tetap terlayani dan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam proses suplai energi.
, Bireuen — Pertamina menegaskan komitmennya untuk terus mengupayakan pengiriman bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah terdampak, dengan tetap mengikuti standar keselamatan yang ketat.
Perwakilan Pertamina Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyatakan bahwa operasi distribusi dilakukan dengan pengawasan ketat terhadap keselamatan awak mobil tangki (AMT) dan prosedur operasional. “Pertamina selalu memastikan AMT beroperasi dengan menjaga keselamatan, termasuk pembaruan informasi jalur yang aman. Keselamatan menjadi yang utama, namun komitmen menjaga suplai energi juga menjadi tanggung jawab Pertamina untuk melayani masyarakat sepenuh hati,” jelas Fahrougi.
Menurut Fahrougi, langkah-langkah mitigasi dan pembaruan informasi rute dilakukan secara berkala untuk mengantisipasi risiko selama proses pengiriman. Hal ini, kata dia, menjadi penopang agar distribusi tetap berjalan lancar tanpa mengorbankan aspek keselamatan personel dan masyarakat.
Fahrougi menekankan bahwa Pertamina tidak hanya fokus pada gerak logistik semata, tetapi juga pada koordinasi intensif dengan pihak terkait untuk memastikan jalur distribusi yang aman dan efektif. Prinsip kehati-hatian itu, ujarnya, menjadi pegangan utama dalam setiap tahap pengiriman BBM.
Pertamina, lanjut Fahrougi, terus berupaya hadir di garis terdepan pemulihan pasca-bencana maupun kondisi darurat lain, dengan tekad memastikan tidak ada daerah yang tertinggal. Kehadiran ini dimaksudkan agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama proses pemulihan berlangsung.
Dengan posisi itu, Pertamina menegaskan dua tanggung jawabnya sekaligus: menjaga keselamatan AMT dan personel, serta memelihara kontinuitas pasokan energi sebagai bagian dari pelayanan publik. Cara kerja seperti ini, menurut Fahrougi, mencerminkan komitmen perusahaan untuk melayani masyarakat secara penuh dan bertanggung jawab.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: