Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 877 di NTT, Pastikan Kesiapan Satuan Perbatasan

- Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Yonif TP 877/Biinmaffo di Timor Tengah Utara, NTT, untuk memeriksa kelayakan fasilitas, kesiapan prajurit, dan progres pembangunan pangkalan di wilayah perbatasan.
- Sjafrie meninjau langsung perumahan prajurit, barak, sarana latihan, dapur lapangan, hingga lahan pertanian dan peternakan yang dikelola satuan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana operasional.
- Menhan menekankan pentingnya profesionalisme, soliditas, dan pemanfaatan program ketahanan pangan agar satuan teritorial bisa memberi dampak baik bagi pertahanan negara dan kemakmuran rakyat di wilayah perbatasan.
, Jakarta – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 877/Biinmaffo di Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT, untuk memastikan kelayakan fasilitas dan kesiapan tempur prajurit di wilayah perbatasan, Jumat (23/1).
Kunjungan ini bagian dari komitmen pemerintah memastikan satuan di garis depan pertahanan negara memiliki kondisi operasional yang memadai.
Sjafrie mendapat paparan langsung dari Komandan Yonif TP 877 tentang kekuatan personel dan materiil, progres pembangunan pangkalan, serta pelaksanaan pembinaan satuan. Program ketahanan pangan dan kegiatan teritorial juga menjadi sorotan dalam pertemuan tersebut.
Menhan kemudian meninjau langsung sejumlah fasilitas di markas. Dia mengecek area perumahan prajurit, barak, sarana pendukung latihan, dapur lapangan, hingga lahan pertanian dan peternakan yang dikelola satuan.
“Peninjauan ini dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi riil di lapangan sekaligus memastikan pembangunan dan upaya perbaikan mandiri berjalan sesuai rencana dan kebutuhan operasional satuan,” kata Sjafrie seperti dikutip dari siaran pers resmi Kementerian Pertahanan yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/1).
Usai meninjau seluruh fasilitas, Sjafrie menyempatkan diri menyapa dan memberi motivasi kepada para prajurit. Dia menekankan pentingnya profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian dalam menjaga kedaulatan negara, khususnya di wilayah perbatasan.
Menhan mendorong seluruh prajurit terus menjaga soliditas, meningkatkan kemampuan, serta memanfaatkan potensi pangkalan secara optimal. Program ketahanan pangan dinilai bisa memberi manfaat bagi satuan dan masyarakat sekitar.
Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan punya peran ganda. Selain sebagai pasukan tempur, mereka juga bertugas mendukung pembangunan nasional di wilayah terpencil dan perbatasan.
Sjafrie yakin kehadiran prajurit teritorial pertempuran dapat memberikan dampak baik dari sisi pertahanan negara maupun kemakmuran rakyat. Dengan fungsi ganda tersebut, satuan ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung pertahanan sekaligus agen pembangunan di daerah terdepan.
Kunjungan Menhan ke Timor Tengah Utara menjadi bagian dari rangkaian peninjauan satuan di berbagai wilayah Indonesia. Sebelumnya, Sjafrie juga meninjau satuan di Kalimantan Timur untuk memastikan kesiapan pasukan di berbagai titik strategis pertahanan negara.
Fokus pemerintah pada pembangunan satuan teritorial di wilayah perbatasan menunjukkan keseriusan dalam memperkuat pertahanan sekaligus mendorong pembangunan ekonomi di daerah terluar Indonesia. Satuan-satuan ini dilengkapi kemampuan khusus agar bisa berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat setempat.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: