Remaja 16 Tahun Hilang di Gunung Ijen Banyuwangi, Tim SAR Gabungan Sisir Area Sunrise Point

- Muhammad Dzikri Maulana (16), warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, hilang saat mendaki Gunung Ijen pada Rabu dini hari 18 Februari 2026; terakhir terlihat di area pertigaan jalur kawah dan sunrise point sebelum teman-temannya turun tanpa menyadari ia tidak ikut.
- Keluarga baru mengetahui korban hilang setelah rekan-rekannya tiba di rumah masing-masing, dan segera melapor ke Pos Paltuding pukul 10.00 WIB; tim SAR gabungan dari BBKSDA Jawa Timur, relawan pemandu wisata, dan Tim SAR langsung dikerahkan ke titik terakhir korban terlihat.
- Hingga berita diterbitkan, Dzikri belum ditemukan dan operasi pencarian masih berlangsung di kawasan sunrise point Gunung Ijen, dengan perkembangan akan diinformasikan lebih lanjut oleh Kantor SAR Banyuwangi.
, BANYUWANGI – Seorang pendaki remaja dilaporkan hilang di Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur. Korban, Muhammad Dzikri Maulana (16), warga Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, lenyap di tengah pendakian dini hari dan hingga berita ini diturunkan belum berhasil ditemukan.
Dzikri berangkat mendaki bersama empat rekannya sekitar pukul 02.00 WIB. Rombongan sempat terbagi dua: Dzikri dan satu temannya mendaki didampingi pemandu wisata, sementara tiga lainnya mengambil jalur troli belerang. Kedua kelompok kemudian bertemu kembali untuk beristirahat di pertigaan jalur menuju kawah dan sunrise point.
Momen istirahat itulah yang menjadi kali terakhir Dzikri terlihat. Begitu rombongan bersiap melanjutkan perjalanan, remaja 16 tahun itu sudah tidak ada di tempat. Yang mengejutkan, keempat temannya tetap melanjutkan perjalanan turun dan tiba di Pos Paltuding sekitar pukul 08.00 WIB tanpa menyadari Dzikri tidak ikut.
Keluarga baru mengetahui Dzikri hilang setelah teman-temannya pulang ke rumah masing-masing, namun korban tak kunjung muncul. Panik, keluarga langsung melapor ke petugas Paltuding pada pukul 10.00 WIB setelah upaya pencarian mandiri tidak membuahkan hasil.
“Upaya pencarian terus dilakukan, tim SAR gabungan sudah bergerak di lokasi pencarian,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi I Made Astawa, Rabu (18/2/2026).
Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari petugas BBKSDA Jawa Timur, relawan pemandu wisata, dan Tim SAR. Mereka bergerak menuju titik koordinat terakhir korban terlihat, yakni di sekitar area sunrise point. Astawa menyatakan perkembangan pencarian akan diinformasikan lebih lanjut seiring operasi yang masih berlangsung.
Hilangnya Dzikri menambah daftar insiden pendakian di Gunung Ijen, destinasi wisata alam sekaligus kawasan vulkanik aktif yang terkenal dengan fenomena blue fire dan aktivitas penambang belerang tradisionalnya. Kondisi medan yang gelap saat pendakian dini hari, kabut, dan jalur percabangan menjadi faktor risiko yang kerap mengintai pendaki yang kurang berpengalaman.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: