Delapan Calon Jemaah Haji Pamekasan Gagal Berangkat 2026 Akibat Tidak Lunasi BIPIH

- Delapan calon jemaah haji Pamekasan batal berangkat tahun 2026 karena tidak melunasi BIPIH, kuota mereka akan digantikan jemaah cadangan
- Total 1.333 jemaah asal Pamekasan dipastikan berangkat, terdiri dari 969 orang lunas tahap pertama dan 364 orang tahap kedua
- Kemenag Pamekasan meminta jemaah yang telah lunas mempersiapkan manasik, kesehatan fisik, dan kelengkapan dokumen administrasi
, PAMEKASAN – Delapan calon jemaah haji asal Kabupaten Pamekasan dipastikan tidak dapat berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini karena gagal menyelesaikan pembayaran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH). Kuota mereka akan dialihkan kepada jemaah cadangan yang telah menuntaskan pelunasan.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Pamekasan, Abdul Halim, menyampaikan bahwa proses pelunasan BIPIH sudah ditutup. Pada tahap pertama, tercatat 969 calon jemaah berhasil melunasi kewajibannya. Sementara pada tahap kedua, sebanyak 364 orang menyelesaikan pembayaran.
Total calon jemaah haji dari Pamekasan yang dipastikan berangkat pada musim haji 2026 mencapai 1.333 orang. Angka tersebut mencakup jemaah reguler dan jemaah prioritas lansia yang telah memenuhi semua persyaratan.
“Untuk tahapan pelunasan BIPIH sudah selesai. Ada 1.333 yang lunas. Terus untuk yang gagal nantinya akan diganti sesuai nomor antre dan tentunya sudah melakukan pelunasan BIPIH,” ungkap Halim, Kamis (15/1/2026).
Halim mengingatkan seluruh calon jemaah yang telah melunasi untuk segera mempersiapkan diri secara menyeluruh. Persiapan meliputi pemahaman tentang tata cara ibadah, kondisi kesehatan fisik, serta kelengkapan dokumen administrasi.
“Kami berpesan agar jemaah mengikuti manasik dengan sungguh-sungguh, menjaga kondisi fisik melalui aktivitas sehat dan pola makan yang baik, serta menyiapkan seluruh dokumen seperti paspor, bio visa, dan pemeriksaan kesehatan,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan selama berada di Tanah Suci.
“Jemaah juga diharapkan menaati seluruh peraturan selama di Mekkah,” pungkasnya.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: