Diberi Target ROA 7% oleh Prabowo, Danantara Ketatkan Seleksi Proyek

- Danantara naikkan standar dan perketat seleksi proyek untuk capai target ROA 7 persen yang ditetapkan Presiden Prabowo
- CIO Danantara Pandu Sjahrir sebut fokus pada proyek dengan higher return tanpa kurangi dampak, barrier dan standar investasi dinaikkan
- Target ROA 7 persen menjadi acuan baru strategi investasi Danantara yang baru dibentuk Februari 2025
, Jakarta – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara mengejar sejumlah proyek investasi melalui skema investasi langsung di sektor riil serta investasi portofolio pada instrumen saham dan obligasi. Langkah ini sejalan dengan target imbal hasil berdasarkan aset atau return on assets (ROA) yang diberikan Presiden Prabowo sebesar 7 persen.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir memastikan target imbal hasil aset 7 persen menjadi acuan baru dalam strategi investasi lembaga yang baru dibentuk Februari 2025 itu. Pandu mengatakan peningkatan ekspektasi tersebut akan diikuti dengan penyesuaian strategi investasi, termasuk pengetatan standar dan seleksi proyek.
Fokus akan diarahkan pada proyek dengan tingkat pengembalian lebih tinggi tanpa mengurangi dampak yang dihasilkan.
“Ya bagus, dengan ekspektasi lebih tinggi, kita akan fokus pada proyek-proyek yang lebih higher return dengan impact yang sama, kita juga akan sekarang lebih, barrier-nya akan lebih tinggi lagi, standarnya dinaikin,” ujarnya saat ditemui usai Indonesia Economic Outlook 2026, Jumat (13/2/2026).
Target ROA 7 persen yang ditetapkan Prabowo menuntut Danantara untuk lebih selektif dalam memilih proyek investasi. Strategi ini menunjukkan pemerintah ingin memastikan aset negara yang dikelola Danantara memberikan imbal hasil optimal sekaligus berdampak signifikan bagi perekonomian nasional.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: