IHSG Berpeluang Rebound Senin Ini, Analis Rekomendasikan DEWA hingga TLKM

- IHSG ditutup melemah 0,46 persen dengan net sell asing Rp117 miliar, namun diproyeksikan rebound hari ini jika bertahan di support 8.880-8.900
- BNI Sekuritas merekomendasikan trading ANTM, CDIA, CUAN, BRPT, RAJA, AMMN, sementara Mandiri Sekuritas menyarankan TLKM, ADRO, dan DEWA
- Wall Street ditutup bervariasi dengan sektor semikonduktor menguat lewat Nvidia dan AMD, sedangkan Intel terjun 17 persen akibat proyeksi suram
, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan diproyeksikan bangkit hari ini setelah ditutup melemah 0,46 persen pada pekan lalu. Pelemahan tersebut disertai aksi jual bersih investor asing senilai Rp117 miliar dengan tekanan utama pada sejumlah saham unggulan seperti BBCA, BBNI, GOTO, BUMI, dan PBSA.
Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, melihat ada ruang bagi IHSG untuk rebound pada perdagangan Senin ini.
“Syarat utamanya, indeks harus mampu bertahan di atas level dukungan kuat,” ujar Fanny dalam catatannya.
Level support yang perlu dijaga ada di kisaran 8.880 sampai 8.900. Sementara resistance terletak di antara 9.000 hingga 9.050.
Sejumlah rumah sekuritas telah menyusun rekomendasi saham yang layak dilirik investor. BNI Sekuritas mengusulkan strategi trading pada enam saham: ANTM, CDIA, CUAN, BRPT, RAJA, dan AMMN.
Tim analis teknikal Mandiri Sekuritas yang dipimpin Hadiyansyah memberikan sinyal positif untuk tiga saham. Ketiga saham itu adalah TLKM, ADRO, dan DEWA.
Pasar saham Amerika Serikat ditutup bervariasi pada Jumat malam. Nasdaq dan S&P 500 menguat tipis berkat sokongan sektor teknologi, namun Dow Jones tergelincir 0,58 persen akibat anjloknya saham Goldman Sachs.
Sektor semikonduktor menjadi penyelamat melalui kenaikan saham Nvidia dan AMD. Kenaikan tersebut dipicu kabar rencana kunjungan CEO Nvidia, Jensen Huang, ke Tiongkok.
Intel mengalami pukulan telak dengan penurunan 17 persen. Kejatuhan itu dipicu proyeksi kinerja kuartal I tahun 2026 yang jauh di bawah ekspektasi pasar.
Presiden Donald Trump mengumumkan kesepakatan awal terkait Greenland dengan NATO. Pengumuman tersebut sempat menenangkan pasar, meski masih menyisakan ketidakpastian.
Perdana Menteri Greenland menegaskan bahwa kedaulatan wilayah mereka harus tetap dihormati. Ia juga menyatakan belum mengetahui detail kesepakatan yang dimaksud Trump.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: