TODAY'S RECAP
Muhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, BRIN dan BMKG Prediksi 21 Maret, Sidang Isbat Jadi PenentuPuasa Genap 30 Hari, Arab Saudi Umumkan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026Kenang Larijani sebagai Sahabat Sejati, Putin Kirim Pesan Belasungkawa ke Pemimpin Tertinggi IranGMPK DKI Jakarta: Kepastian Hukum Kasus Andrie Yunus Jadi Kunci Stabilitas NasionalBahu Jalan Jadi Biang Macet di Tol Cipali, 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintas Sejak Tengah MalamMuhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, BRIN dan BMKG Prediksi 21 Maret, Sidang Isbat Jadi PenentuPuasa Genap 30 Hari, Arab Saudi Umumkan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026Kenang Larijani sebagai Sahabat Sejati, Putin Kirim Pesan Belasungkawa ke Pemimpin Tertinggi IranGMPK DKI Jakarta: Kepastian Hukum Kasus Andrie Yunus Jadi Kunci Stabilitas NasionalBahu Jalan Jadi Biang Macet di Tol Cipali, 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintas Sejak Tengah MalamMuhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, BRIN dan BMKG Prediksi 21 Maret, Sidang Isbat Jadi PenentuPuasa Genap 30 Hari, Arab Saudi Umumkan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026Kenang Larijani sebagai Sahabat Sejati, Putin Kirim Pesan Belasungkawa ke Pemimpin Tertinggi IranGMPK DKI Jakarta: Kepastian Hukum Kasus Andrie Yunus Jadi Kunci Stabilitas NasionalBahu Jalan Jadi Biang Macet di Tol Cipali, 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintas Sejak Tengah MalamMuhammadiyah Tetapkan Lebaran 20 Maret, BRIN dan BMKG Prediksi 21 Maret, Sidang Isbat Jadi PenentuPuasa Genap 30 Hari, Arab Saudi Umumkan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026Kenang Larijani sebagai Sahabat Sejati, Putin Kirim Pesan Belasungkawa ke Pemimpin Tertinggi IranGMPK DKI Jakarta: Kepastian Hukum Kasus Andrie Yunus Jadi Kunci Stabilitas NasionalBahu Jalan Jadi Biang Macet di Tol Cipali, 41 Ribu Kendaraan Sudah Melintas Sejak Tengah Malam

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

19 Maret 2026

Cari berita

Kenang Larijani sebagai Sahabat Sejati, Putin Kirim Pesan Belasungkawa ke Pemimpin Tertinggi Iran

Poin Penting (3)
  • Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa langsung kepada Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei atas gugurnya Ali Larijani, menyebut Sekjen Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran itu sebagai "sahabat sejati" Rusia yang berkontribusi besar pada hubungan strategis Moskow-Teheran.
  • Larijani, 67 tahun, tewas dalam serangan udara Israel di dekat Teheran pada Selasa (17/3/2026), menjadi pejabat Iran dengan posisi tertinggi yang gugur sejak Ayatollah Ali Khamenei terbunuh pada hari pertama perang, 28 Februari 2026, bersama putranya Morteza dan sejumlah pengawalnya.
  • Para analis menilai kematian Larijani, yang selama ini dianggap sebagai wajah diplomatik sekaligus arsitek strategi keamanan Iran, berpotensi mempersulit upaya negosiasi untuk mengakhiri perang karena ia adalah salah satu dari sedikit figur yang mampu menjembatani berbagai faksi di dalam negeri sekaligus berkomunikasi dengan pihak luar.

Resolusi.co, Teheran – Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belasungkawa atas tewasnya Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, yang gugur dalam serangan udara Israel di dekat Teheran pada Selasa (17/3/2026). Larijani menjadi pejabat senior Iran dengan jabatan tertinggi yang gugur sejak Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei tewas pada hari pertama perang, 28 Februari lalu.

Putin mengirimkan pesan belasungkawa secara langsung kepada Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang baru. Pesan itu diterbitkan oleh stasiun penyiaran resmi Iran, IRIB, dan dikutip sejumlah kantor berita Rusia termasuk TASS.

“Mohon terima belasungkawa terdalam kami atas wafatnya Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam Iran, Ali Larijani,” demikian bunyi pesan Putin.

Dalam pesannya, Putin menyebut Larijani sebagai “sahabat sejati” Rusia yang telah berkontribusi pada pengembangan kemitraan strategis komprehensif antara Moskow dan Teheran, dan menegaskan Larijani “akan selalu ada di hati kami.”

Kematian Larijani dikonfirmasi resmi oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Dalam pernyataannya, dewan menyebut putra Larijani juga ikut tewas bersama para pengawalnya dalam serangan tersebut. Selain Larijani, Israel pada hari yang sama juga mengklaim telah menewaskan Gholamreza Soleimani, komandan pasukan paramiliter Basij.

Larijani terakhir kali terlihat di hadapan publik pada Jumat (13/3), saat menghadiri aksi Hari Al-Quds di Teheran bersama Presiden Masoud Pezeshkian. Sehari sebelum tewas, ia masih aktif di media sosial, menyerukan negara-negara Muslim untuk berpihak dalam konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Larijani dipandang sebagai sosok cerdik dan pragmatis yang pernah menjadi kepala negosiator nuklir Iran, memimpin parlemen selama 12 tahun, dan menjadi arsitek utama kebijakan keamanan di bawah mendiang Ayatollah Ali Khamenei.

Kematian Larijani dalam serangan udara Israel dinilai para analis akan merampas satu suara paling tajam dan berpengaruh dari kepemimpinan Iran, dan berpotensi mempersulit upaya negosiasi apa pun untuk mengakhiri perang.

Netanyahu tampil di televisi untuk mengumumkan kematian Larijani dan menyerukan rakyat Iran bangkit melawan pemerintah mereka. Sementara sejumlah pengamat mengingatkan bahwa meski kehilangan ini signifikan secara simbolis dan psikologis, rezim Iran memang dirancang untuk bertahan dari kehilangan individu-individu kuncinya.

Larijani adalah salah satu dari segelintir orang yang bisa mengelola tidak hanya cara perang dijalankan, tapi juga cara perang diakhiri. Kepergiannya berarti Mojtaba Khamenei kehilangan salah satu pria yang benar-benar memahami cara mendiang ayahnya menjalankan kekuasaan.