Layanan Mulai Normal, Pertamina Operasikan Sejumlah SPBU Medan 24 Jam untuk Atasi Antrean

- Pertamina membuka sebagian SPBU di Medan beroperasi 24 jam untuk mengurai antrean, dan hasilnya antrean berkurang hingga 80% dengan pasokan BBM dinyatakan aman.
- Polrestabes Medan menempatkan personel di 91 SPBU untuk membantu pengaturan antrean, alur kendaraan, serta menindak oknum pembeli BBM jeriken yang menjual kembali dengan harga tinggi.
- Pertamina Patra Niaga Sumbagut terus memperkuat koordinasi dan pola distribusi, dengan 50% SPBU kini beroperasi 24 jam demi memastikan layanan BBM kembali normal.
, Medan, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) memastikan layanan dan distribusi BBM di Medan berangsur normal setelah melakukan optimalisasi operasional SPBU sejak Minggu (30/11). Langkah membuka sebagian SPBU selama 24 jam terbukti mengurai antrean panjang yang sempat terjadi di sejumlah titik.
Laporan tersebut disampaikan Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Basuki Santoso, saat menerima kunjungan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, di kantor Pertamina Patra Niaga Medan.
Basuki memastikan pasokan BBM untuk warga Medan dalam kondisi aman. “Stok mencukupi dan penyaluran stabil. Tidak perlu panic buying. Pertamina terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menjaga kelancaran distribusi,” ujarnya.
Polrestabes Medan turut mengerahkan personel di 91 SPBU guna memperlancar lalu lintas dan pola layanan. Kombes Pol Calvijn menegaskan antrean panjang yang sempat terjadi kini telah terurai signifikan.
“Kami menata pola antrean, mengatur alur pengisian, dan melakukan edukasi agar pelayanan berlangsung tertib,” katanya.
Pertamina juga aktif memberikan informasi kepada kepolisian terkait jadwal pengisian di masing-masing SPBU. Informasi tersebut digunakan untuk mengarahkan masyarakat ke lokasi SPBU yang lebih lengang. Polisi pun memastikan penindakan terhadap oknum yang membeli BBM dalam jeriken untuk dijual kembali.
“Warga diminta tetap tenang. Stok BBM aman. Kini beberapa SPBU sudah beroperasi 24 jam, jadi masyarakat tidak perlu menumpuk di waktu tertentu,” lanjut Calvijn.
Basuki menambahkan bahwa kondisi di lapangan membaik dari hari ke hari. Antrean disebut telah berkurang hingga 80 persen.
“Sekitar 50 persen SPBU di Medan kini dibuka 24 jam. Dengan pilihan waktu yang lebih luas, volume antrean berangsur turun. Tujuan kami jelas: distribusi BBM lancar, tertib, dan menjangkau semua warga,” tegasnya.
Pertamina Patra Niaga Sumbagut memastikan koordinasi dengan berbagai pihak akan terus ditingkatkan, termasuk penguatan pola distribusi dan tambahan jam operasional SPBU. Seluruh langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga kebutuhan energi masyarakat, sekaligus mendukung agenda transisi energi dan target Net Zero Emission 2060 melalui penerapan prinsip ESG dan SDGs di seluruh lini bisnisnya.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: