TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Menkeu Purbaya Optimistis IHSG Sentuh 10.000 di 2026, Fundamental Ekonomi Jadi Tumpuan

Poin Penting (3)
  • Menkeu Purbaya optimistis IHSG tembus 10.000 pada 2026 dengan ditopang sinkronisasi kebijakan fiskal-moneter dan proyeksi pertumbuhan ekonomi 6 persen.
  • IHSG 2025 ditutup di level 8.646,94, meleset dari target 9.000, namun mencatatkan 24 kali rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) dengan kapitalisasi pasar Rp16.000 triliun.
  • Jumlah investor pasar modal melampaui 20 juta orang dengan 956 emiten tercatat di BEI dan total penghimpunan dana Rp278 triliun sepanjang 2025.

Resolusi.co, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu menembus level 10.000 pada tahun 2026. Keyakinan ini disampaikannya usai menghadiri seremoni pembukaan perdagangan pasar modal 2026 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menilai optimisme pelaku pasar terhadap perbaikan ekonomi nasional menjadi sinyal kuat penguatan IHSG tahun ini.

“Saya pikir memang itu optimisme di pasar atau pelaku pasar bahwa kita akan membaik terus ke depan.”

Purbaya menjelaskan, fondasi ekonomi Indonesia kini berada dalam kondisi yang semakin solid. Sinkronisasi kebijakan antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia diprediksi akan mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya. Ia bahkan menargetkan pertumbuhan ekonomi 6 persen year-on-year (yoy) bukan lagi angka yang mustahil dicapai.

“Pelaku pasar siap-siap saja. IHSG tahun ini 10.000. Itu bukan angka yang mustahil dicapai.”

Sang Bendahara Negara menekankan bahwa tahun 2026 menjadi tahun pertama ia memimpin Kementerian Keuangan secara penuh sejak dilantik pada 8 September 2025. Dengan kendali penuh atas kebijakan ekonomi, Purbaya berjanji akan mengharmonisasikan kebijakan fiskal dan moneter secara lebih erat.

Optimisme ini didasarkan pada proyeksi pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, yang akan menjadi landasan bagi peningkatan kinerja dan keuntungan perusahaan-perusahaan tercatat di bursa. Purbaya pun memberikan sinyal kepada investor agar tidak melewatkan momentum emas ini.

“Itu akan melandasi pertumbuhan keuntungan perusahaan juga. Jadi kalau investor-investor yang jeli, jangan sampai ketinggalan.”

Meski demikian, Purbaya mengakui bahwa capaian IHSG sepanjang 2025 belum sepenuhnya sesuai dengan desain awal pemerintah. Pada penutupan perdagangan akhir 2025, IHSG ditutup menguat tipis 2,68 poin atau 0,03 persen ke level 8.646,94. Capaian ini meleset dari proyeksi awalnya yang memperkirakan IHSG mampu menembus level 9.000.

“Harusnya kalau kemarin desainnya sesuai dengan desain saya, sekarang sudah 9.000. Tapi kan sudah itu sedikit, ke depan dengan kebijakan semakin sinkron dan ekonominya semakin bagus, harusnya IHSG akan naik lebih cepat.”

Namun, pergerakan indeks yang sempat tertahan oleh dinamika kebijakan dan sentimen pasar sepanjang 2025 tidak menyurutkan optimisme Purbaya untuk tahun ini. Respons pasar pun terlihat positif. Pada pembukaan perdagangan perdana 2026, IHSG langsung menguat ke zona hijau di level 8.676 dan sempat menyentuh level tertinggi di 8.701.

Sepanjang 2025, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat IHSG mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) sebanyak 24 kali. Rekor terakhir terjadi pada 8 Desember 2025 di level 8.710,69, sekaligus mendorong kapitalisasi pasar menembus Rp16.000 triliun.

Direktur Utama BEI Iman Rachman menilai pencapaian ini merupakan hasil sinergi antara BEI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal. Hingga akhir 2025, jumlah perusahaan tercatat di BEI mencapai 956 emiten dengan total penghimpunan dana sebesar Rp278 triliun.

Dari sisi partisipasi investor, jumlah investor pasar modal telah melampaui 20 juta orang. Data BEI menunjukkan lebih dari 900 ribu investor aktif trading bulanan dan di atas 250 ribu investor melakukan transaksi harian.

Pengamat Pasar Modal Indonesia Reydi Octa menilai penguatan IHSG di penghujung 2025 didorong oleh sentimen pemangkasan suku bunga global dan domestik yang meningkatkan minat investor terhadap pasar negara berkembang (emerging market). Kinerja emiten berkapitalisasi besar yang relatif solid turut menopang pergerakan indeks.

Memasuki 2026, sejumlah faktor masih menjadi perhatian utama investor, termasuk arah kebijakan suku bunga, dinamika geopolitik, serta pertumbuhan ekonomi global dan domestik. Kinerja emiten berkapitalisasi besar dan aliran dana asing masif diprediksi akan menjadi penentu arah pergerakan IHSG ke depan.