TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Menteri Haji Sidak Menu Petugas di Asrama Pondok Gede, Pastikan Kualitas Makanan Layak

Poin Penting (3)
  • Menhaj Gus Irfan sidak mendadak Asrama Haji Pondok Gede saat sarapan petugas tanpa pemberitahuan, langsung cicipi menu untuk pastikan kualitas sebagai cerminan pelayanan jemaah
  • Menu sudah memenuhi standar minimal: tersedia daging (protein), sayur, buah, air dingin-hangat, dan teh panas yang dinilai layak konsumsi setelah dicicipi langsung
  • Dokter KKHI sarankan tambah variasi protein karena aktivitas fisik petugas tinggi saat diklat (olah jasmani & baris-berbaris), penting juga untuk jemaah karena haji adalah ibadah fisik

Resolusi.co, JAKARTA – Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan inspeksi mendadak ke Asrama Haji Pondok Gede untuk memastikan kualitas makanan yang disajikan kepada peserta pendidikan dan pelatihan (diklat) Petugas Haji 1447 H/2026 M.

Gus Irfan melakukan sidak pada Rabu (14/1/2026) pagi dengan langsung mendatangi sejumlah gedung saat para petugas haji sedang sarapan. Ia bahkan ikut menyantap sarapan bersama sejumlah petugas untuk merasakan langsung kualitas menu yang disediakan.

Setelah berkeliling ke beberapa gedung, Gus Irfan memimpin apel setelah seluruh petugas selesai sarapan. Menurutnya, kualitas makanan sangat penting karena petugas haji adalah ujung tombak pelayanan kepada jemaah.

“Beberapa ada laporan makanannya kurang. Tadi saya lihat, saya datang tanpa pemberitahuan, jadi mereka kaget,” ujar Irfan pada Rabu (14/1/2026) pagi.

Menteri yang akrab dipanggil Gus Irfan ini menjelaskan, menu yang baik saat pelatihan bisa menjadi cerminan pelayanan konsumsi kepada jemaah nantinya di Tanah Suci. Karena itu, ia ingin memastikan standar makanan sudah terpenuhi dengan baik.

Berdasarkan hasil inspeksinya, tersedia daging sebagai sumber protein, sayur, dan buah-buahan. Selain itu, disediakan pula air dingin dan hangat, serta teh panas sebagai pendamping sarapan.

“Itu kan standar minimal yang harus kita siapkan, dan alhamdulillah jalan. Saya icip dagingnya, saya icip tempenya, alhamdulillah layak untuk dimakan,” ujar Irfan.

Sementara itu, Ainal Fadly, salah satu dokter di layanan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) yang juga mengikuti diklat petugas haji, menuturkan bahwa setelah empat hari pelaksanaan diklat di barak, menu makanan petugas haji sudah cukup lengkap.

Menurut dokter Ainal, asupan karbohidrat, protein, serat, dan vitamin sudah tersedia dengan lengkap di setiap waktu makan. Kandungan nutrisi tersebut selalu ada dalam menu yang disajikan.

Namun, ia menyarankan agar variasi jenis protein ditambah. Protein dan karbohidrat sangat penting bagi petugas haji yang aktivitas fisiknya tinggi selama diklat di barak, termasuk untuk jemaah haji nantinya, karena ibadah haji merupakan ibadah fisik.

“Kalau untuk jemaah selain dari asupan makanan sehari-hari, selain protein dan karbohidrat, vitamin dan mineral harus tercukupi. Itu bisa dipenuhi dari makanan sehari-hari, bila dirasa kurang bisa ditambah dengan suplemen,” ujar Ainal.

Dokter Ainal juga menghimbau para petugas haji untuk selalu minum air agar tidak dehidrasi, serta memperbanyak konsumsi buah dan vitamin. Apalagi, pada pekan pertama diklat fokus materi adalah olah jasmani dan baris-berbaris yang membutuhkan energi ekstra.