Perkuat Akar Kultural, PKB DIY Sowan ke Ulama dan Kiai se-DIY

- DPW PKB DIY mengunjungi sejumlah ulama dan kiai di wilayah DIY pada Minggu (15/3/2026), termasuk tokoh-tokoh dari PP Al-Munawwir Krapyak, PP Sunan Pandanaran, dan pengurus PWNU DIY.
- Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar menegaskan bahwa ulama, kiai, dan Bu Nyai adalah perantara bagi umat untuk meraih kebahagiaan dunia dan keselamatan akhirat, sekaligus pembimbing dalam menjalankan ajaran agama.
- Umaruddin menyebut ulama sebagai sumber energi moral dan spiritual dalam membangun masyarakat yang damai, maju, dan sejahtera, serta mengajak masyarakat untuk terus menghormati dan mendoakan para ulama.
, YOGYAKARTA — Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) Daerah Istimewa Yogyakarta, Umaruddin Masdar, menegaskan bahwa para ulama, kiai, dan Bu Nyai merupakan wasilah atau perantara bagi umat Islam untuk meraih kebahagiaan di dunia sekaligus keselamatan di akhirat.
Pernyataan itu disampaikan Umaruddin dalam rangkaian kegiatan silaturahim DPW PKB DIY kepada para tokoh agama di wilayah DIY, Minggu (15/3/2026). Bersama jajaran pengurus, ia mengunjungi sejumlah ulama dan tokoh pesantren, di antaranya Nyai Hj. Ida Fatimah Zainal Abidin, KH A Hamid Abdul Qadir, dan KH Chaidar Muhaimin dari PP Al-Munawwir Krapyak, KH A Malik Madaniy selaku Katib ‘Aam PBNU periode 2010–2015, KH Mutashim Billah dari PP Sunan Pandanaran, serta KH Masud Masduki selaku Rois Syuriah PWNU DIY.
Dalam kunjungan tersebut, Umaruddin menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada para ulama yang disebutnya sebagai pilar penting kehidupan keagamaan dan sosial masyarakat.
“Para ulama, kiai, dan Bu Nyai adalah wasilah kita untuk bahagia di dunia sekaligus masuk surga di kehidupan akhirat kelak. Allah menegaskan bahwa orang-orang yang bertakwa akan dimasukkan ke surga secara berkelompok,” ujarnya.
Ia juga menekankan besarnya peran ulama dalam membimbing umat memahami dan menjalankan ajaran agama, termasuk dalam hal-hal yang tampak sederhana sekalipun.
“Mulai dari hal kecil dan sederhana, seperti kita membaca Al-Qur’an dengan benar, itu semua berkat jasa dan ilmu para ulama,” katanya.
Lebih jauh, Umaruddin menyebut para ulama sebagai sumber energi moral dan spiritual dalam pembangunan masyarakat dan bangsa. Menurutnya, cara pandang ulama yang penuh kasih sayang terhadap masyarakat menjadi landasan penting dalam mewujudkan kehidupan yang damai, maju, dan sejahtera.
Pada akhir kunjungan, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menghormati dan mendoakan para ulama yang telah mendedikasikan hidupnya bagi umat.
“Siapalah kita, apalah artinya kita, jika tidak ada para ulama. Semoga para ulama, kiai, dan Bu Nyai Nusantara senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan oleh Allah SWT,” pungkasnya.
Kegiatan silaturahim ini merupakan bagian dari upaya PKB DIY mempererat hubungan dengan para tokoh agama sekaligus memohon doa dan nasihat bagi kemaslahatan umat dan bangsa.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: