TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Petinggi OJK Mundur Massal, Siapa Penggantinya?

Poin Penting (3)
  • OJK menunjuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Anggota Dewan Komisioner pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK setelah Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara mundur
  • Hasan Fawzi ditunjuk merangkap sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon
  • Pengunduran diri massal petinggi OJK dan Dirut BEI terjadi sebagai bentuk tanggung jawab moral setelah IHSG anjlok akibat pengumuman MSCI

Resolusi.co, JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan menegaskan tidak ada kekosongan jabatan setelah sejumlah pejabat mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari 2026. OJK telah menunjuk penggantinya dalam rapat Dewan Komisioner yang digelar Sabtu malam.

Friderica Widyasari Dewi ditunjuk sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, menggantikan posisi Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara.

Friderica yang akrab disapa Kiki tetap mengemban tugasnya sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.

Hasan Fawzi selaku Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto akan merangkap jabatan sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon.

“Jadi tidak ada kekosongan,” tegas Friderica dalam konferensi pers, Sabtu, 31 Januari 2026 malam.

Kiki memastikan bahwa seluruh kebijakan dan program kerja OJK akan tetap terlaksana dengan baik sebagaimana mestinya.

“Kami tetap mengedepankan yang terbaik untuk kemajuan stabilitas di sektor jasa keuangan,” katanya.

Pengunduran diri sejumlah pejabat OJK terjadi setelah Indeks Harga Saham Gabungan anjlok dalam dua hari berturut-turut, dipicu oleh pengumuman MSCI.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Inarno Djajadi, dan Deputi Komisioner Aditya Jayaantara mengundurkan diri pada Jumat siang. Wakil Ketua Dewan Komisioner Mirza Adityaswara menyusul pada Jumat malam.

Mahendra Siregar menjelaskan bahwa keputusan mundur bersama jajaran pimpinan pengawas pasar modal merupakan bentuk tanggung jawab moral di tengah dinamika pasar.

“OJK menegaskan bahwa proses pengunduran diri ini tidak memengaruhi pelaksanaan tugas, fungsi, dan kewenangan OJK dalam mengatur, mengawasi, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan secara nasional,” tulis Mahendra dalam rilis resmi.

Sebelum para petinggi OJK, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman telah lebih dulu mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab setelah IHSG longsor.

Iman yang menjabat sejak 29 Juni 2022 mengatakan kondisi pasar saat ini sudah mulai membaik. IHSG kena badai aksi jual besar-besaran setelah penyedia indeks global MSCI mengumumkan penangguhan rebalancing untuk saham asal Indonesia.

“Walaupun kondisi kita saat ini membaik bahwa saya sebagai dirut BEI dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi 2 hari kemarin, menyatakan mengundurkan diri dari Dirut BEI,” kata Iman di Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026.