TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Sambangi Biak hingga Wamena, Wapres Gibran: Pembangunan Papua Butuh Komitmen Jangka Panjang

Poin Penting (3)
  • Wapres Gibran kunjungi Biak Numfor dan Wamena (13-14/1) untuk memastikan program quick wins seperti Sekolah Rakyat dan MBG berjalan optimal, menegaskan pembangunan Papua adalah perjalanan panjang yang butuh komitmen berkelanjutan
  • Di Biak, Gibran tinjau SRMA 41 dengan fasilitas lengkap di lahan 10 hektare, tekankan akses pendidikan gratis berasrama harus menjangkau anak kurang mampu hingga pelosok Papua
  • Wapres berinteraksi dengan pelaku ekonomi kreatif, tinjau Pasar Potikelek, berolahraga bersama SSB Wamena, dan cek pembangunan RSUD Papua Pegunungan sebagai wujud komitmen pemerataan pembangunan

Resolusi.co, Jakarta – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke sejumlah wilayah di Papua pada Selasa hingga Rabu (13-14/1/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mendorong pembangunan yang inklusif, merata, dan berkeadilan.

Rangkaian kunjungan dimulai dari Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. Wapres kemudian melanjutkan perjalanan ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Gibran menegaskan pembangunan Papua merupakan perjalanan panjang yang memerlukan komitmen berkelanjutan. Pemerintah bertekad memastikan program prioritas nasional berjalan optimal hingga ke wilayah timur Indonesia.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Presiden menekankan pentingnya percepatan pembangunan di Tanah Papua secara menyeluruh dan berkeadilan.

Gibran tiba di Bandara Frans Kaisiepo, Biak Numfor dengan mengenakan tas noken khas Papua. Tas tersebut menjadi simbol budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat yang ingin diapresiasi.

Kedatangan Wapres disambut hangat oleh Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri beserta jajaran pejabat daerah. Penyambutan diwarnai pertunjukan tarian tradisional Papua yang diiringi alat musik tifa.

Di Biak, Wapres meninjau pelaksanaan program pemerintah di sektor pendidikan dan perikanan. Ia juga menyapa dan berdialog langsung dengan masyarakat setempat.

Salah satu agenda penting adalah peninjauan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 41 Biak Numfor. Kunjungan ini berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo meresmikan program Sekolah Rakyat secara serentak di berbagai daerah.

“Akses pendidikan harus benar-benar terjangkau dan berkualitas sampai ke pelosok, sehingga anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan optimal,” ujar Gibran.

Sekolah Rakyat dibangun di atas lahan sekitar 10 hektare di Distrik Biak Timur. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang kelas, asrama putra dan putri, fasilitas makan, seragam sekolah, buku pelajaran, hingga perangkat laptop.

Program Sekolah Rakyat merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk memberikan layanan pendidikan gratis berasrama. Sasarannya adalah anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat mengakses pendidikan berkualitas.

Wapres mengecek langsung sejumlah fasilitas sekolah mulai dari ruang belajar hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia juga menyempatkan berdialog dengan para siswa untuk mendengar pengalaman mereka.

Usai dari Biak Numfor, Wapres melanjutkan perjalanan ke Wamena. Di wilayah Pegunungan Tengah Papua ini, Gibran berinteraksi dengan generasi muda dan meninjau aktivitas ekonomi masyarakat.

Di Wamena, Wapres mengunjungi Stadion Lapangan Pendidikan Itlay Ikinia. Ia berolahraga bersama anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) Wamena dalam suasana yang akrab.

Gibran juga mendorong penguatan sinergi dengan unsur pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pertemuan dengan tokoh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya menjadi bagian penting dari agenda tersebut.

Wapres sempat bertemu dengan sejumlah pelaku ekonomi kreatif untuk menyerap aspirasi mereka. Pertemuan ini bertujuan mendorong pengembangan ekonomi lokal berbasis potensi daerah.

Rombongan Wapres Gibran juga menyambangi Pasar Potikelek di Wamena. Dalam kunjungan tersebut, ia mengecek langsung proses distribusi bahan pokok sekaligus memastikan roda perekonomian masyarakat berjalan baik.

“Ekonomi pasar dapat menjadi simpul pergerakan ekonomi di Tanah Papua dan sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat dalam pembenahan pasar tradisional maupun modern,” ujar Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Veliv V Wanggai.

Wapres dan rombongan juga meninjau pelaksanaan Program MBG di SMA Negeri 1 Wamena. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana, kualitas layanan, serta dampak program terhadap peserta didik.

Gibran dijadwalkan meninjau lokasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Papua Pegunungan di Kabupaten Jayawijaya. Pembangunan infrastruktur kesehatan menjadi prioritas untuk meningkatkan akses layanan medis.

“Kunjungan Pak Wapres ke Tanah Papua, khususnya Biak, Wamena, dan Yahukimo, untuk memastikan program quick wins dapat berjalan baik, termasuk Program Sekolah Rakyat dan Makan Bergizi Gratis,” kata Veliv V Wanggai.

Menurut Veliv, lawatan Wapres Gibran ke Wamena adalah yang pertama setelah dilantik bersama Presiden Prabowo Subianto. Kunjungan ini juga menjalankan peran Gibran sebagai Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua.

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk yang mendampingi Wapres menegaskan komitmen pemerintah pusat. Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua menjadi fokus utama.

“Sekaligus untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, Forkopimda, dan tokoh masyarakat dalam rangka mendorong percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua,” ujar Ribka.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut mendampingi kegiatan tersebut. Kehadiran Kasad menegaskan dukungan TNI Angkatan Darat terhadap kebijakan pemerintah dalam mendorong pemerataan pendidikan.

Anggota Komisi X DPR RI Robert Joppy Kardinal menilai program ini relevan dengan kondisi Papua. Wilayah ini memiliki tantangan akses pendidikan yang cukup berat.

“Sekolah Rakyat dengan sistem asrama menjawab hambatan jarak dan ekonomi, sehingga penyelenggaraannya perlu diperluas ke seluruh provinsi di Papua,” tegas Robert Joppy Kardinal.

Robert menjelaskan pemerintah baru menetapkan tiga lokasi Sekolah Rakyat di Provinsi Papua. Lokasinya berada di Jayapura, Biak Numfor, dan Sarmi, sementara kawasan Papua telah dimekarkan menjadi enam provinsi.

Melalui kunjungan kerja ini, Wapres Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk terus hadir di Tanah Papua. Pemerintah berupaya mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keamanan.