TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Serangan Bersenjata di Nigeria Tewaskan Hampir 200 Warga di Kwara dan Katsina

Poin Penting (3)
  • Sekitar 191 orang tewas dalam serangan terkoordinasi terhadap desa Woro dan Nuku di Nigeria bagian tengah dan utara.
  • Para penyerang membakar rumah, menembak warga setelah mengikat mereka, dan kekerasan juga meluas ke wilayah Katsina.
  • Situasi keamanan tetap rapuh, dengan otoritas masih menyelidiki insiden dan mencari korban selamat.

Resolusi.co, Jakarta — Sekitar 191 orang tewas dalam serangkaian serangan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata di beberapa desa di Nigeria bagian tengah dan utara.

Menurut pernyataan pejabat lokal dan organisasi hak asasi manusia. Peristiwa itu terjadi di tengah eskalasi konflik yang sudah berlangsung lama di negara Afrika paling padat penduduknya.

Menurut keterangan resmi, para penyerang menyerbu desa Woro dan Nuku di negara bagian Kwara pada Selasa malam, menewaskan lebih dari 170 orang setelah membakar rumah dan toko warga.

Organisasi hak asasi manusia Amnesty International menyatakan sebagian korban sempat diikat sebelum ditembak, sementara beberapa lainnya juga dibakar dalam serangan yang berlangsung cepat tersebut.

Amnesty menambahkan bahwa penduduk setempat masih mencari jenazah karena situasi di lapangan dinilai sangat kacau dan minim pengamanan.

Sedikitnya 21 orang tewas dalam insiden terpisah di negara bagian Katsina, ketika para penyerang mendatangi rumah demi rumah dan menembak penghuni tanpa pandang bulu, lapor pihak berwenang setempat.

Kekerasan semacam ini bukan kali pertama terjadi di Nigeria, yang telah menghadapi berbagai ancaman dari kelompok bersenjata seperti Boko Haram dan faksi lain, terutama di wilayah utara dan tengah.

Sejumlah warga dan saksi melaporkan bahwa serangan senjata itu menghancurkan struktur sosial di komunitas kecil tersebut, memaksa banyak keluarga melarikan diri untuk menyelamatkan nyawa.

Hingga kini belum ada kelompok tertentu yang mengaku bertanggung jawab atas penyerangan tersebut, dan aparat keamanan masih melakukan penyelidikan serta upaya pencarian korban selamat.