TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Sosialisasi Empat Pilar, Marlyn Maisrah: Kader Partai Harus Jadi Penjaga Persatuan Bangsa

Poin Penting (3)
  • Marlyn Maisrah tekankan kader partai harus jadi penjaga persatuan dan pembumian Empat Pilar.
  • Peserta bahas penguatan Pancasila, UUD 1945, dan peran pemuda menjaga NKRI di tengah tantangan zaman.
  • Disepakati komitmen menjadikan Empat Pilar sebagai dasar kerja politik dan pembinaan kader.

Resolusi.co, Bogor — Anggota DPR/MPR RI, Marlyn Maisrah, menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama struktur PAC dan Ranting Partai Gerindra Kecamatan Babakan Madang dan Sukaraja di Aula Gerindra Kabupaten Bogor. Kegiatan ini menegaskan peran strategis partai politik di tingkat akar rumput dalam membumikan nilai Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus menyiapkan kader dan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam paparannya, Marlyn menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan tidak boleh berhenti sebagai materi normatif, melainkan harus menjadi pedoman etika, arah perjuangan politik, dan dasar pembinaan karakter kader partai serta generasi muda. Menurutnya, struktur PAC dan ranting memiliki posisi penting sebagai simpul kaderisasi ideologi dan pendidikan kebangsaan di tingkat lokal.

“Generasi Emas 2045 tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan keterampilan, tetapi oleh karakter, integritas, dan komitmen kebangsaan. Di sinilah peran kader partai di tingkat akar rumput menjadi sangat strategis,” ujar Marlyn.

Sosialisasi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta. Isu yang mengemuka antara lain penguatan nilai Pancasila dalam kaderisasi partai, pemahaman UUD NRI 1945 dan Ketetapan MPR sebagai etika perjuangan politik, hingga peran kader dan pemuda dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah tantangan globalisasi, disrupsi digital, dan polarisasi sosial.

Peserta juga menyoroti pentingnya menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai etika dalam kompetisi politik lokal, agar perbedaan pandangan tidak berkembang menjadi konflik horizontal di masyarakat, khususnya di wilayah Babakan Madang dan Sukaraja yang memiliki dinamika sosial beragam.

Salah satu poin penting yang mengemuka dalam kegiatan ini adalah perlunya mentransformasikan Sosialisasi Empat Pilar dari kegiatan seremonial menjadi sistem kaderisasi ideologi yang berkelanjutan dan berjenjang. Marlyn mendorong agar struktur PAC dan ranting dapat menjadi pusat pembelajaran ideologi kebangsaan, sekaligus benteng terhadap paham ekstrem dan disinformasi.

“Kader partai harus menjadi teladan dalam menjaga persatuan, memperjuangkan keadilan sosial, dan mengedepankan politik yang beradab. Ini adalah investasi ideologis jangka panjang bagi kualitas demokrasi kita,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa kaderisasi ideologi di tingkat lokal merupakan bagian penting dari penguatan demokrasi dan ketahanan nasional. Dengan membumikan Empat Pilar di lingkungan partai, kader diharapkan mampu berkontribusi dalam memperkuat literasi kebangsaan, menjaga harmoni sosial, serta membina generasi muda agar siap menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan jati diri kebangsaan.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila, konstitusi, persatuan nasional, dan kebhinekaan sebagai landasan dalam kerja politik dan kehidupan bermasyarakat. Melalui peran aktif kader partai di tingkat akar rumput, diharapkan lahir generasi muda yang unggul, inklusif, berdaya saing, dan berkarakter Pancasila, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.