Trump Tolak Seruan Zelensky untuk Menculik Putin seperti Operasi Maduro

- Zelensky secara tidak langsung minta AS menculik Putin menyusul operasi penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh pasukan khusus AS pada 3 Januari 2026.
- Trump tegas menolak seruan tersebut dengan alasan memiliki hubungan baik dengan Putin dan menganggap operasi penculikan tidak diperlukan.
- Pernyataan Zelensky ditafsirkan media Barat sebagai himbauan agar AS melakukan operasi militer serupa terhadap pemimpin Rusia dalam konteks konflik Ukraina.
, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan tegas menolak seruan tidak langsung dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky agar pasukan khusus Delta Force AS menculik Presiden Rusia Vladimir Putin. Seruan tersebut muncul menyusul operasi militer kontroversial AS yang menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Caracas pada 3 Januari lalu.
Zelensky sebelumnya memberikan komentar terkait operasi penculikan Maduro yang dilakukan pasukan khusus AS. Ia menyatakan bahwa jika Amerika mampu melakukan tindakan serupa terhadap para diktator, maka seharusnya Washington tahu apa yang perlu dilakukan selanjutnya. Media-media Barat mengartikan pernyataan Zelensky sebagai himbauan agar AS menculik Putin.
Menanggapi hal tersebut, Trump memberikan jawaban tegas saat menjawab pertanyaan wartawan dalam pertemuan dengan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih. Jurnalis Peter Doocy dari Fox News mengangkat topik komentar Zelensky dalam sesi tanya jawab.
“Sepertinya dia ingin Anda pergi dan menangkap Vladimir Putin,” kata Doocy kepada Trump, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (11/1/2026).
“Apakah Anda akan pernah memerintahkan misi untuk pergi dan menangkap Vladimir Putin?” tanyanya.
Trump memberikan respons yang jelas dan singkat.
“Ya, saya rasa itu tidak perlu. Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengannya,” jawab Trump.
Pernyataan presiden AS itu menunjukkan sikap penolakan terhadap kemungkinan dilakukannya operasi militer untuk menculik pemimpin Rusia. Trump menekankan bahwa ia memiliki relasi yang baik dengan Putin, sehingga opsi penculikan tidak diperlukan.
Sebelumnya, operasi penculikan Maduro oleh pasukan khusus AS di Venezuela telah memicu kontroversi internasional. Tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk intervensi militer AS terhadap kedaulatan negara lain. Zelensky tampaknya berharap AS dapat melakukan operasi serupa terhadap Putin dalam konteks konflik Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.
Namun demikian, Trump tampaknya tidak tertarik untuk mengambil langkah ekstrem tersebut. Penolakan presiden AS ini mengindikasikan bahwa Washington tidak akan menggunakan cara-cara seperti yang diterapkan di Venezuela untuk menangani situasi dengan Moskow.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: