TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Whoosh Edutrip Kian Diminati, Lebih dari 5.000 Pelajar Sudah Ikuti Program Edukasi Kereta Cepat

Poin Penting (3)
  • Program Whoosh Edutrip terus diminati, sudah diikuti 60 sekolah dan lebih dari 5.000 siswa hingga November 2025, dengan diskon tiket hingga 50%.
  • Edutrip mengenalkan teknologi dan operasional kereta cepat, termasuk keselamatan, fasilitas stasiun, dan pengalaman perjalanan langsung dengan Whoosh.
  • KCIC berkomitmen memperluas jangkauan program, mempermudah pemesanan bagi sekolah, serta menjadikan Whoosh sebagai sarana edukasi generasi muda.

Resolusi.co, Jakarta, Program Whoosh Edutrip terus menjadi magnet bagi sekolah-sekolah yang ingin menghadirkan pengalaman belajar langsung mengenai teknologi transportasi modern. Hingga November 2025, program besutan KCIC itu telah diikuti 60 sekolah dengan lebih dari 5.000 pelajar, seiring pemberian diskon tiket hingga 50 persen untuk rombongan edukasi.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menyampaikan bahwa antusiasme tinggi ini menunjukkan kebutuhan dunia pendidikan terhadap metode pembelajaran berbasis pengalaman yang nyata dan relevan.

“Edutrip Whoosh kami siapkan agar pelajar dapat melihat langsung cara kerja teknologi kereta cepat, memahami aspek keselamatan, dan merasakan langsung transportasi masa depan. Dengan diskon hingga 50 persen, sekolah semakin mudah mengikutsertakan siswanya,” ujar Eva dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).

Program Edutrip memberikan pengenalan menyeluruh mengenai teknologi, operasional, keselamatan, hingga manfaat lingkungan dari Kereta Cepat Whoosh. Peserta mendapatkan sesi khusus bersama petugas, penjelasan fasilitas stasiun dan kereta, hingga pengalaman menaiki Whoosh sebagai bagian dari proses belajar.

KCIC mencatat peserta berasal dari berbagai daerah seperti Jabodetabek, Karawang, hingga Bandung Raya, dari tingkat TK hingga sekolah internasional. Untuk mengikuti program ini, sekolah dapat melakukan pemesanan melalui Whoosh Group Reservation via WhatsApp 0813-4000-2920 dengan menginformasikan jumlah peserta, jadwal yang diinginkan, serta kebutuhan pendampingan edukasi. Selanjutnya, tim KCIC akan melakukan verifikasi dan penjadwalan.

Eva menegaskan bahwa KCIC berkomitmen memperluas manfaat Edutrip agar menjangkau lebih banyak institusi pendidikan.

“Kami berkomitmen menjadikan Whoosh bagian dari pengembangan generasi muda Indonesia. Lewat Edutrip, siswa bukan hanya belajar teori, tetapi menyaksikan langsung penerapan teknologi tinggi kebanggaan bangsa,” tutupnya.