Wow!! Beli Domain ai.com Rp 1,6 Juta Tahun 1993, Kini Terjual Rp 1,1 Triliun

- Pengusaha Malaysia Arsyan Ismail jual domain ai.com seharga US70 juta (Rp 1,1 triliun) kepada CEO Crypto.com, pecahkan rekor jual beli domain termahal
- Arsyan beli domain tersebut tahun 1993 saat usia 10 tahun pakai kartu kredit ibu dengan harga US100, raih keuntungan 700.000 kali lipat
- Domain ai.com kini diluncurkan sebagai platform agen AI otonom yang mampu jalankan tindakan mandiri untuk pengguna, diumumkan saat Super Bowl LX
, Jakarta – Pengusaha teknologi asal Malaysia, Arsyan Ismail, meraup keuntungan fantastis dari penjualan domain ai.com senilai US$70 juta atau setara Rp 1,1 triliun pada April 2025 lalu.
Domain tersebut dibeli oleh Kris Marszalek, pendiri sekaligus CEO platform pertukaran mata uang kripto Crypto.com. Transaksi ini menjadi penjualan domain terbuka termahal dalam sejarah, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang CarInsurance.com senilai US$49,7 juta pada 2010.
Yang membuat kisah ini menarik, Arsyan membeli domain ai.com tahun 1993 saat masih berusia 10 tahun. Dia menggunakan kartu kredit ibunya dengan harga hanya US$100 atau sekitar RM256 waktu itu.
Ibunya sempat bingung melihat tagihan kartu kredit. Dia tidak paham apa itu domain dan hanya melihat pengurangan acak pada laporan kartu kreditnya.
Alih-alih membelanjakan uang untuk mainan atau permainan seperti anak seusianya, Arsyan memilih membeli aset digital yang ternyata bernilai sangat tinggi puluhan tahun kemudian.
Investasi senilai US$100 itu menghasilkan return hampir 700.000 kali lipat dari modal awal. Keuntungan yang luar biasa dari sebuah keputusan anak berusia 10 tahun.
Meski proses pemindahan hak milik sudah diselesaikan secara diam-diam pada April 2025, pengumuman resmi baru dibuat 6 Februari 2026. Keseluruhan pembayaran transaksi dilakukan sepenuhnya menggunakan aset mata uang kripto.
Domain ai.com kini diluncurkan sebagai platform agen kecerdasan buatan terbaru. Peluncuran dilakukan melalui iklan komersial saat acara Super Bowl LX pada 8 Februari 2026.
Menurut Marszalek, ai.com tidak akan menggantikan Crypto.com. Kedua entitas akan beroperasi terpisah dengan fokus bisnis berbeda.
Crypto.com tetap berfokus sebagai platform pertukaran mata uang kripto. Sementara ai.com akan dikembangkan sebagai platform agen AI yang tidak hanya merespons perintah pengguna, tapi juga mampu menjalankan tindakan secara mandiri.
Fungsinya mencakup pengelolaan tugas, pengiriman pesan, menjalankan alur kerja lintas aplikasi, membangun proyek, melakukan transaksi jual beli saham, hingga memperbarui profil di aplikasi kencan daring.
Marszalek mengklaim seluruh agen AI dalam platform ini akan beroperasi dalam sistem aman dengan enkripsi berbasis kunci milik pengguna.
Arsyan sendiri bukan nama baru di kalangan penggemar teknologi Malaysia. Dia pernah viral sebagai individu pertama di Malaysia yang membeli laptop Acer Predator 21X seharga RM39.999.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: