TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

177 Ribu Calon Haji RI Masuk Kategori Rawan Kesehatan, Ini Penyebabnya

Poin Penting (3)
  • Sekitar 177.000 dari 221.000 jamaah haji Indonesia tahun 2026 masuk kategori berisiko tinggi kesehatan karena berusia di atas 60 tahun atau memiliki penyakit penyerta
  • Tingginya angka lansia dalam jamaah haji disebabkan masa tunggu keberangkatan yang mencapai 26,4 tahun dengan antrean mencapai 5,6 juta orang
  • Kemenag mengerahkan 4.418 petugas dan menghimbau jamaah untuk menjaga kesehatan, rutin berolahraga, serta tidak memaksakan diri saat beribadah di Tanah Suci

Resolusi.co, Jakarta – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, 80 persen jamaah haji Indonesia tahun ini tergolong berisiko tinggi terhadap masalah kesehatan. Dari total 221.000 jamaah, sekitar 177.000 di antaranya masuk kategori risti.

Data itu disampaikan Dahnil saat berbincang dengan sejumlah jurnalis di sela pelatihan petugas haji di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Mereka yang dikategorikan risti adalah jamaah berusia lebih dari 60 tahun atau memiliki kondisi kesehatan khusus seperti penyakit penyerta. Meski begitu, mereka tetap diizinkan berangkat dengan catatan kesehatannya dipantau ketat.

Sebanyak 25 persen dari seluruh jamaah tahun ini adalah lansia. Tingginya angka ini tak lepas dari masa tunggu keberangkatan haji yang kini mencapai 26,4 tahun.

Antrean haji Indonesia sendiri sudah menggulung hingga 5,6 juta orang.

“Dari yang risti itu, 33.000-nya lansia. Kita harus pastikan mereka aman,” ujar Dahnil.

Menurutnya, angka 177.000 jamaah risti tersebut sudah melewati pemeriksaan kesehatan yang lebih ketat. Proses istitha’ah kesehatan ini menjadi upaya agar jamaah tetap bisa menunaikan ibadah meski memiliki kondisi medis tertentu.

Dahnil mengatakan kematian jamaah haji kerap terjadi karena intensitas kegiatan yang padat. Kelelahan sejak di Indonesia, termasuk perjalanan jauh ke embarkasi sebelum terbang ke Arab Saudi, juga menjadi faktor risiko.

“Makanya kami wanti-wanti jangan kelelahan,” tegasnya.

Kementerian Haji dan Umrah terus melakukan sosialisasi melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Jamaah diminta rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi sejak di tanah air agar kondisi fisik tetap prima.

Pihaknya juga mengingatkan agar jamaah tidak memaksakan diri saat di Tanah Suci. Setelah umrah wajib, jamaah sebaiknya banyak beristirahat untuk mempersiapkan fisik menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Sebanyak 4.418 petugas haji akan diterjunkan untuk melayani jamaah. Mereka bertugas memastikan ibadah berjalan lancar dan jamaah bisa pulang dalam keadaan sehat.

Dahnil menyebut penyelenggaraan haji sebagai operasi kemanusiaan terbesar di dunia, mengingat jumlah jamaah berisiko tinggi yang mencapai ratusan ribu orang.