TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

 Beirut Kembali Membara: Israel Sasar Komandan Senior Hizbullah, 7 Warga Tewas

Poin Penting (3)
  • 7 warga tewas di Beirut: Serangan udara Israel menghantam kawasan Jnah dan Khaldeh di Beirut dalam operasi yang disebut militer Israel sebagai upaya pembunuhan terhadap komandan senior Hizbullah.
  • Pertempuran sengit di Lebanon selatan: Hizbullah melaporkan bentrokan keras dengan pasukan Israel di kota Shamaa, sementara setidaknya 10 tentara Israel tewas sejak babak terbaru konflik ini meletus.
  • Krisis kemanusiaan kian dalam: Lebih dari 1.200 warga Lebanon tewas dan lebih dari satu juta orang mengungsi, sementara Israel berencana menghancurkan rumah-rumah di desa perbatasan dan melarang warga kembali.

Resolusi.co, Yogyakarta-Sedikitnya tujuh orang tewas akibat serangkaian serangan udara Israel yang menghantam kawasan pinggiran selatan Beirut dan sebuah kota di sekitarnya, berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon. Serangan ini berlangsung sementara Hizbullah terus melakukan perlawanan terhadap invasi darat Israel di wilayah selatan negara itu.

Serangan Israel menghantam kawasan Jnah di Beirut dan menewaskan setidaknya lima orang serta melukai 21 lainnya. Serangan terpisah pada Selasa malam juga menghantam Khaldeh, tepat di selatan ibu kota, menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya.

Militer Israel menyatakan serangan itu ditujukan untuk membunuh seorang komandan senior Hizbullah. Namun kelompok bersenjata Lebanon tersebut tidak mengkonfirmasi maupun membantah klaim pembunuhan tersebut.

Koresponden Al Jazeera Zeina Khodr, yang meliput langsung dari lokasi serangan di Jnah, menyampaikan bahwa sumber-sumber keamanan menyebut insiden itu sebagai operasi pembunuhan terencana yang menyasar kendaraan, bukan gedung apartemen.

“Tidak jelas apakah serangan itu menarget dua kendaraan atau hanya satu,” kata Khodr. “Ada banyak kendaraan yang parkir di pinggir jalan karena di dekat sana ada sekolah yang dijadikan tempat berlindung oleh warga pengungsi,” tambahnya.

Khodr juga menambahkan bahwa Hizbullah sudah cukup lama tidak merilis pengumuman kematian secara resmi. “Kami hanya mengetahui kematian beberapa pejuangnya dari unggahan media sosial keluarga mereka,” ujarnya.

Lebanon terseret ke dalam perang AS-Israel melawan Iran sejak 2 Maret, ketika Hizbullah melancarkan serangan terhadap Israel sebagai bentuk dukungan kepada sekutunya, Iran. Israel membalas dengan serangan luas ke berbagai wilayah Lebanon dan melancarkan invasi darat.

Hizbullah pada Rabu mengklaim telah melakukan serangan lintas batas terhadap Israel dan menyatakan para pejuangnya terlibat dalam “bentrokan sengit” dengan pasukan Israel di kota Shamaa, sekitar 5 kilometer dari perbatasan. Kelompok itu juga mengklaim telah menembakkan roket ke arah sekelompok tentara Israel di wilayah lain.

Sejumlah korban telah dilaporkan di pihak militer Israel dalam beberapa hari terakhir. Setidaknya 10 tentara Israel dilaporkan tewas sejak babak terbaru pertempuran dengan Hizbullah kembali memanas.

Tiga anggota pasukan penjaga perdamaian PBB dari UNIFIL juga tewas di Lebanon selatan pekan ini, dan insiden tersebut kini tengah diselidiki.

Jumlah korban jiwa di Lebanon telah melampaui angka 1.200 orang, sementara lebih dari satu juta warga dilaporkan mengungsi berdasarkan data Kementerian Kesehatan negara itu.

Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan rumah-rumah di desa-desa Lebanon dekat perbatasan Israel akan dihancurkan, dan 600.000 warga yang meninggalkan wilayah selatan tidak akan diizinkan kembali sampai Israel merasa aman.

“Ada kekhawatiran bahwa pasukan Israel berniat untuk menetap secara permanen, atau setidaknya menjadikan ini sebagai alat tekanan agar Hizbullah melucuti senjata dan pemerintah Lebanon menyetujui syarat-syarat yang diinginkan Israel,” kata Khodr.

Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam secara resmi telah melarang aktivitas militer Hizbullah bulan lalu dan menyerukan kepada angkatan bersenjata untuk mencegah segala serangan yang berasal dari wilayah Lebanon. Namun Hizbullah, yang beroperasi secara independen dari pemerintah Beirut, menolak untuk melucuti senjata.