TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Thailand Serang Kamboja, Korban Sipil Bertambah Jadi Enam Orang

Poin Penting (3)
  • Dua warga sipil Kamboja tewas akibat serangan militer Thailand, total korban sipil kini enam orang.
  • Militer Thailand mengaku satu tentara tewas, 18 lainnya luka-luka; kedua negara saling tuduh sebagai pemicu konflik.
  • Konflik perbatasan Thailand-Kamboja kerap memanas; gencatan senjata sebelumnya terganggu setelah ledakan ranjau bulan lalu.

Resolusi.co, Jakarta – Otoritas Kamboja melaporkan dua warga sipil tewas akibat serangan terbaru Thailand di perbatasan yang masih menjadi sengketa. Dengan tambahan ini, total korban tewas akibat serangan militer Thailand kini sedikitnya enam orang.

Kementerian Pertahanan Kamboja dalam pernyataan via Facebook, Selasa (9/12), menyebut pasukan Thailand menembaki posisi-posisi militer Kamboja sejak Senin (8/12) tengah malam hingga Selasa dini hari waktu setempat. Tembakan itu mengarah ke provinsi perbatasan Banteay Meanchey dan menewaskan warga sipil yang sedang bepergian di Jalan Nasional 56.

Menteri Penerangan Kamboja, Neth Pheaktra, mengatakan kepada AFP bahwa sebelumnya, empat warga sipil tewas akibat serangan pasukan Thailand di Provinsi Preah Vihear dan Oddar Meanchey. Sekitar 10 warga sipil lainnya mengalami luka-luka.

Sementara itu, militer Thailand melaporkan satu tentaranya tewas dan 18 lainnya luka-luka sejak pertempuran terbaru dimulai pada Minggu (7/12). Kedua negara saling menyalahkan sebagai pemicu konflik, dengan militer Thailand melancarkan serangan udara dan menurunkan tank sebagai balasan terhadap serangan pasukan Kamboja.

Sejak lebih dari satu abad lalu, Thailand dan Kamboja kerap bersitegang soal kedaulatan di beberapa titik perbatasan sepanjang 817 kilometer. Konflik terbaru ini bukan yang pertama. Pada Juli lalu, sengketa serupa berlangsung lima hari, menewaskan sedikitnya 48 orang dan memaksa sekitar 300.000 warga mengungsi. Pertempuran itu baru bisa dihentikan melalui gencatan senjata yang dimediasi PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden AS Donald Trump.

Namun, ledakan ranjau yang melukai tentara Thailand bulan lalu membuat negara tersebut menangguhkan implementasi gencatan senjata dengan Kamboja.