Muatan Besi Truk Trailer Lepas di Tol Batang-Semarang, Satu Penumpang Tewas

- Kerusakan kemudi truk: Truk trailer bermuatan besi mengalami kerusakan stang kemudi di Tol Batang-Semarang KM 354 sehingga oleng dan menabrak dua mobil, menewaskan satu penumpang Toyota Voxy dan melukai lima orang lainnya.
- Evakuasi berlangsung lama: Puluhan petugas menggunakan crane untuk mengevakuasi tiga kendaraan dan besi bertonase besar yang berserakan, menyebabkan kemacetan di ruas tol Minggu siang.
- Penyelidikan berlanjut: Sopir truk Jumali (35) telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kondisi teknis kendaraan dan kelayakan operasional truk trailer.
, SEMARANG – Perjalanan liburan berubah menjadi tragedi di ruas Tol Batang-Semarang KM 354 arah Semarang. Sebuah truk trailer bermuatan besi mengalami kerusakan teknis hingga muatannya terlepas dan menghantam dua kendaraan di belakangnya, menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya pada Minggu (4/1) siang.
Insiden naas ini terjadi sekitar pukul 10.22 WIB di wilayah Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kecelakaan melibatkan truk trailer bernomor polisi L 8524 UN yang mengangkut besi bertonase besar, mobil minibus Toyota Voxy berpenumpang lima orang, serta sedan Mercedes-Benz dengan satu pengemudi.
Kasat Lantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah menjelaskan bahwa kecelakaan dipicu oleh kerusakan sistem kemudi pada truk trailer yang dikemudikan Jumali (35), warga Kabupaten Rembang. Truk yang melaju dari arah barat ke timur di jalur satu tiba-tiba mengalami gangguan sehingga pengemudi kehilangan kendali.
“Truk trailer mengalami kerusakan pada stang kemudi sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan. Akibatnya, kendaraan oleng ke kanan dan menabrak dua kendaraan lain yang berjalan searah di jalur dua,” jelas Eka.
Benturan keras tersebut menyebabkan truk trailer menabrak bodi samping minibus Toyota Voxy dan sedan Mercedes-Benz sebelum akhirnya menghantam median tengah jalan dan berhenti. Muatan besi bertonase besar yang dibawa truk turut terlepas dan memperparah dampak kecelakaan, menyebabkan sejumlah korban terjepit di dalam kendaraan.
Salah satu penumpang Toyota Voxy dilaporkan meninggal dunia akibat kejadian ini. Sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan beragam, mulai dari luka ringan hingga berat. Salah satu korban yang menjadi perhatian petugas adalah Misha Azkadina Yumna (7), penumpang Toyota Voxy yang mengalami cedera kepala dan sempat tidak sadarkan diri.
Pengemudi sedan Mercedes-Benz, Saipullah (64), juga mengalami luka memar pada kaki kiri dan saat ini dirawat di RSUD Kabupaten Batang dalam kondisi sadar.
Kepala Kepolisian Resor Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana menyatakan bahwa hingga Minggu sore, petugas kepolisian masih melakukan proses evakuasi dan pengamanan di lokasi kejadian. Puluhan petugas dengan menggunakan kendaraan crane dikerahkan untuk mengevakuasi tiga kendaraan dan besi bertonase besar yang terlibat dalam kecelakaan.
“Ya, kami masih melakukan proses evakuasi dan pengamanan di lokasi. Kecelakaan ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia,” kata AKBP Edi.
Proses evakuasi memakan waktu cukup lama karena harus memindahkan besi dengan tonase besar menggunakan crane. Selama proses berlangsung, lalu lintas di ruas tol mengalami ketersendatan karena terhalang kendaraan dan besi yang melintang di badan jalan.
Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk tiga orang sopir kendaraan yang terlibat. Polisi juga mengumpulkan dan mencocokkan bukti rekaman CCTV di ruas tol untuk memastikan kronologi kejadian.
Sopir truk trailer telah diamankan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Batang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan dan kelayakan operasional truk.
“Dua kendaraan mengalami kerusakan cukup berat karena tertimpa besi muatan trailer. Untuk kronologi lengkapnya masih dalam proses penyelidikan,” ujar Kasat Lantas.
Kecelakaan ini menambah daftar panjang insiden di jalur tol selama periode mudik akhir tahun. Kondisi kendaraan, khususnya sistem keamanan muatan pada truk besar, kembali menjadi sorotan publik untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: