Bupati Pamekasan Setujui Tuntutan Buruh Rokok, Janji Kawal ke Jakarta

- Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyetujui delapan tuntutan buruh rokok dan petani tembakau serta berjanji mengawal aspirasi hingga ke Jakarta pada Selasa (10/2/2026)
- Bupati meminta maaf karena perhatian ke sektor pertanian tembakau belum maksimal meski 67 persen wilayah Pamekasan adalah lahan pertanian
- Kapolres Pamekasan meminta massa yang merasa dirugikan oknum ormas segera melapor, sementara Bea Cukai menyampaikan kebijakan SKM murah sudah dibahas di tingkat pusat
, Pamekasan – Ribuan buruh rokok dan petani tembakau yang berdemo di Pamekasan mendapat sambutan langsung dari Bupati Kholilurrahman, Selasa (10/2/2026). Aksi yang berlangsung di kantor pemerintah kabupaten itu juga dihadiri perwakilan Bea Cukai dan jajaran kepolisian.
Bupati menyatakan setuju dengan delapan poin tuntutan yang disampaikan Kholili, koordinator lapangan aksi. Ia bahkan berjanji akan ikut turun langsung mengawal aspirasi buruh dan petani tembakau hingga ke pemerintah pusat.
“Kami sepakat dengan tuntutan tersebut, mari kita bersama berjuang, saya siap ke Jakarta,” kata Kholilurrahman.
Dalam kesempatan yang sama, bupati meminta maaf kepada para petani dan buruh tembakau. Ia mengakui perhatian terhadap sektor pertanian, khususnya tembakau, belum maksimal akibat keterbatasan anggaran daerah.
Padahal, sekitar 67 persen wilayah Pamekasan merupakan lahan pertanian. Fakta ini menjadi ironi tersendiri ketika sektor utama justru belum mendapat perhatian optimal dari pemerintah daerah.
Meski begitu, Kholilurrahman mengklaim angka kemiskinan di Pamekasan pada awal 2026 telah mengalami penurunan. Pemerintah daerah optimistis kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha dapat terus mendorong peningkatan kesejahteraan petani tembakau.
Terkait delapan tuntutan yang disampaikan massa, pemerintah daerah berencana melakukan pembinaan terhadap LSM. Langkah ini diambil untuk menjaga ketertiban umum dalam setiap aktivitas sosial.
Dari pihak Bea Cukai, disampaikan bahwa kebijakan terkait Sigaret Kretek Mesin murah telah masuk dan dibahas di tingkat pusat. Informasi ini menjadi angin segar bagi para buruh rokok yang menggantungkan nasib pada kebijakan tersebut.
Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Triyulianto menegaskan setiap aksi harus dilakukan sesuai aturan hukum. Aparat akan bertindak tegas apabila ditemukan pelanggaran atau gangguan terhadap ketertiban umum.
“Kalau saudara-saudara merasa dirugikan oleh oknum oleh ormas segera laporkan,” tegas Hendra.
Massa berharap ada kepastian dari pemerintah dalam memperjuangkan nasib buruh rokok dan petani tembakau. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah demi menjaga keberlangsungan perekonomian masyarakat Madura.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: