SBY Datang, Prabowo Langsung Memberi Hormat, Ada Apa di Balik Pertemuan Istana Malam Ini?

- Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan mantan Presiden SBY di Istana Jakarta pada Selasa malam, 3 Maret 2026, bersama sejumlah mantan presiden dan wakil presiden lainnya termasuk Jokowi, Jusuf Kalla, Ma'ruf Amin, dan Boediono.
- Selain para pemimpin terdahulu, pertemuan juga dihadiri mantan menteri luar negeri dan ketua umum partai politik yang ada di parlemen, atas undangan langsung Prabowo.
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut pertemuan membahas semua isu aktual, dengan fokus utama pada kondisi geopolitik terkini, tanpa merinci lebih lanjut agenda spesifik yang dibicarakan.
, Jakarta – Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memenuhi undangan Presiden Prabowo Subianto ke Istana Jakarta pada Selasa malam, 3 Maret 2026. Prabowo sendiri turun tangan menyambut kedatangan SBY, sebuah gesture yang tidak luput dari perhatian.
Berdasarkan pantauan di lapangan, SBY tiba di Istana Jakarta tepat pukul 19.24 WIB. Begitu SBY turun dari kendaraan, Prabowo langsung memberikan hormat, kemudian keduanya bersalaman hangat sebelum masuk ke dalam istana bersama.
“Terima kasih,” kata Prabowo kepada SBY sesaat setelah jabat tangan.
Tak lama berselang, Wakil Presiden ke-11 Boediono juga tiba menyusul. Sebelum keduanya hadir, sejumlah mantan pejabat tinggi negara lebih dulu sudah berada di istana, termasuk Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin, serta Presiden ke-7 Joko Widodo.
Ini bukan sekadar pertemuan silaturahmi biasa. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, selain para mantan presiden dan wakil presiden, Prabowo juga mengundang para mantan menteri luar negeri serta ketua umum partai politik yang duduk di parlemen.
“Alhamdulillah hampir sebagian besar hadir, tentunya untuk berdiskusi, bersilaturahmi, saling tukar pandangan. Bapak Presiden ingin mendengarkan pandangan Bapak-Bapak Presiden,” ujar Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet.
Mengenai agenda pembicaraan, Teddy tidak merinci secara spesifik, namun menyebut semua isu aktual akan dibahas, khususnya kondisi geopolitik yang tengah bergerak cepat.
“Semuanya dibahas,” tambahnya singkat.
Pertemuan itu memang berlangsung dalam konteks yang tidak biasa. Ketegangan di Timur Tengah, khususnya konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, tengah menjadi perhatian serius para pemimpin dunia. Di dalam negeri, suhu politik dan ekonomi juga tidak sepenuhnya tenang. Prabowo tampaknya memilih untuk mendengar langsung dari para pendahulunya sebelum mengambil langkah lebih jauh.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: