Emas Antam Turun Rp 13.000 per Gram pada 3 Maret 2026, Berbeda Arah dengan Harga Dunia

- Harga emas Antam turun Rp 13.000 menjadi Rp 3.122.000 per gram pada Selasa, 3 Maret 2026, berlawanan arah dengan pergerakan harga emas di pasar dunia yang sedang naik.
- Harga buyback Antam ikut terkoreksi ke Rp 2.901.000 per gram, dengan selisih jual-beli mencapai Rp 221.000 per gram.
- Perbedaan arah harga Antam dan emas global dipengaruhi mekanisme penetapan harga internal Antam, termasuk faktor kurs dan kebijakan perdagangan harian perusahaan.
, Jakarta – Harga emas batangan Logam Mulia keluaran PT Aneka Tambang (Persero) Tbk bergerak turun pada perdagangan Selasa, 3 Maret 2026. Penurunan ini terjadi di tengah tren kenaikan harga emas di pasar internasional, sebuah kondisi yang kerap membingungkan investor ritel.
Per hari ini, emas Antam dibanderol Rp 3.122.000 per gram, turun Rp 13.000 dibanding posisi sehari sebelumnya. Harga buyback, yakni harga yang berlaku jika pemegang emas menjual kembali ke Antam, ikut melemah ke angka Rp 2.901.000 per gram dengan koreksi yang sama.
Selisih antara harga jual dan buyback berada di kisaran Rp 221.000 per gram. Angka ini menjadi pertimbangan penting bagi investor jangka pendek yang ingin melikuidasi kepemilikannya.
Divergensi antara harga Antam dan harga spot global bukan hal yang jarang terjadi. Antam memiliki mekanisme penetapan harga internal yang tidak selalu bergerak sinkron dengan pasar London atau New York pada hari yang sama, dipengaruhi antara lain oleh kurs rupiah, biaya distribusi, dan kebijakan harian perusahaan.
Sementara itu, harga emas global tengah dalam tekanan ke atas, didorong eskalasi konflik di Timur Tengah yang terus memanas. Ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran dalam beberapa pekan terakhir mendorong pelarian modal ke aset-aset safe haven, termasuk emas.
Di sinilah yang menarik, ketika geopolitik mendongkrak harga emas dunia, pergerakan emas Antam justru mengikuti ritme tersendiri. Bagi investor Indonesia, ini adalah pengingat bahwa emas fisik lokal dan emas global adalah dua instrumen yang bergerak dalam logika yang berbeda, meski berasal dari logam yang sama.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: