Inflasi Mereda, Harga Emas Jadi Biang Kerok Kenaikan November

- Inflasi November 2025 turun menjadi 0,17% (mtm) dari 0,28% di Oktober, dan inflasi tahunan mereda ke 2,72% dari 2,86%.
- Kenaikan harga emas perhiasan menjadi penyumbang terbesar inflasi, dengan andil 0,08% dalam kelompok perawatan pribadi yang inflasinya mencapai 1,21%.
- Hampir seluruh kelompok pengeluaran lain relatif stabil, bahkan beberapa tidak memberi andil inflasi, termasuk pakaian, pendidikan, serta rekreasi dan budaya.
, Jakarta, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi November 2025 kembali melandai. Tekanan harga secara bulanan (month to month/mtm) tercatat 0,17 persen, turun dari Oktober yang berada di level 0,28 persen. Penurunan ini terjadi karena hampir seluruh komoditas relatif stabil, kecuali emas yang melonjak.
Secara tahunan (year on year/yoy), inflasi juga mereda menjadi 2,72 persen, lebih rendah dibanding Oktober yang masih 2,86 persen. “Inflasi November 2025 lebih rendah dibanding bulan sebelumnya maupun bulan yang sama tahun lalu,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (1/12/2025).
BPS mencatat hanya beberapa kelompok pengeluaran yang menjadi pendorong inflasi. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat inflasi 0,06 persen dengan andil 0,02 persen, sementara kesehatan naik 0,12 persen dengan andil 0,01 persen.
Namun lonjakan terbesar datang dari kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya, yang tumbuh 1,21 persen dan menyumbang 0,09 persen terhadap inflasi. Pemicunya jelas: emas perhiasan, yang sendirian menyumbang 0,08 persen.
Kelompok transportasi juga mencatat kenaikan 0,34 persen dengan andil 0,04 persen. Di luar itu, sebagian besar komoditas lain bergerak datar. Pakaian, alas kaki, pendidikan, rekreasi, olahraga, hingga budaya tak memberikan andil terhadap inflasi bulan ini.
“Kelompok perawatan pribadi menjadi penyumbang terbesar inflasi. Komoditas dominan di kelompok ini adalah emas perhiasan,” tegas Pudji.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: