TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

3 April 2026

Cari berita

Korban Tewas Banjir Bandang dan Longsor di Sumatra Capai 1.016 Jiwa

Poin Penting (3)
  • Jumlah korban meninggal akibat banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi Sumatra meningkat menjadi 1.016 jiwa, setelah tim SAR menemukan 10 jasad tambahan (9 di Aceh, 1 di Agam).
  • Korban hilang berkurang dari 217 menjadi 212 orang, meski tidak selalu sebanding dengan jumlah korban yang ditemukan karena proses identifikasi lanjutan.
  • Jumlah pengungsi menurun dari 654 ribu menjadi 624.670 orang, dengan BNPB masih melakukan verifikasi terkait pengurangan ini, apakah karena kembali ke rumah atau pindah ke pengungsian mandiri.

Resolusi.co, Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi di Sumatra kembali bertambah. Hingga Minggu (14/12), total korban tewas tercatat mencapai 1.016 jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa dalam operasi pencarian dan pertolongan terbaru, tim menemukan 10 jasad tambahan.

“Penambahan korban meninggal dunia hari ini sebanyak 10 jiwa, sembilan ditemukan di Aceh dan satu di Kabupaten Agam. Sehingga total korban meninggal di tiga provinsi yang sebelumnya 1.006 jiwa, kini menjadi 1.016 jiwa,” ujar Abdul dalam konferensi pers, Minggu (14/12).

Sementara itu, jumlah korban hilang dan masih dalam pencarian tercatat mengalami penurunan dari 217 orang menjadi 212 orang. Abdul menjelaskan, penurunan tersebut tidak selalu berkorelasi langsung dengan penambahan korban meninggal dunia.

“Data korban hilang tidak selalu berkurang sesuai jumlah jasad yang ditemukan, karena ada proses identifikasi lanjutan terhadap korban yang sebelumnya sudah ditemukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, dinamika di lapangan masih terus terjadi, termasuk perpindahan data kependudukan antardaerah. Karena itu, proses pendataan dan identifikasi korban terus dilakukan secara rinci berbasis nama dan alamat.

Selain itu, BNPB juga mencatat adanya penurunan jumlah pengungsi. Dari sebelumnya sekitar 654 ribu orang, kini menjadi 624.670 orang. Meski demikian, BNPB masih melakukan verifikasi lebih lanjut terhadap data tersebut.

“Kami terus mengonfirmasi apakah pengurangan ini benar karena pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, atau karena berpindah dari pengungsian terpusat ke pengungsian mandiri yang tetap bergantung pada suplai logistik,” pungkas Abdul.