TODAY'S RECAP
Dorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu DepanDorong Transformasi Pendidikan, 150 Alumni LPDP Diterjunkan ke Wilayah 3TKomdigi Kembali Panggil Meta dan Google, Kepatuhan PP Tunas DisorotKabar Baik untuk Dapur: Cabai dan Daging Kompak Turun, tapi Bawang Belum IkutWorkshop PPG UNS: 495 Calon Guru Diperkuat Etika Akademik dan Anti KekerasanKerja Lembur Sampai Akhir Pekan, RUU P2SK Ditargetkan Tuntas Minggu Depan

Rubrikasi

Informasi

Ikuti Kami

4 April 2026

Cari berita

Kursi Masyita di Kemenkeu Tak Lama Kosong, Purbaya Langsung Tunjuk Penggantinya

Poin Penting (3)
  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menunjuk Dirjen PPR Suminto sebagai Plt Dirjen SPSK Kemenkeu, mengisi jabatan yang ditinggalkan Masyita Crystallin yang pindah ke PT Danantara Investment Management sejak 11 Februari 2026.
  • Masyita kini menjabat Head of Economic and ESG Strategic Positioning di Danantara, ditugaskan mengintegrasikan kebijakan ekonomi makro dengan prinsip ESG dan strategi investasi jangka panjang lembaga tersebut.
  • Kemenkeu menyatakan seluruh proses transisi kepemimpinan berlangsung tertib sesuai prinsip good governance, tanpa merinci kapan Plt akan digantikan pejabat definitif.

Resolusi.co, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bergerak cepat mengisi jabatan yang ditinggalkan Masyita Crystallin. Ia menugaskan Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (Dirjen PPR) Suminto sebagai Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (Plt Dirjen SPSK) Kementerian Keuangan.

Penunjukan itu dikonfirmasi oleh Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Deni Surjantoro.

“Iya, betul,” ujar Deni, Rabu (25/2/2026).

Kursi Dirjen SPSK lowong setelah Masyita Crystallin resmi hengkang per 11 Februari 2026. Ia kini menjabat sebagai Head of Economic and ESG Strategic Positioning di PT Danantara Investment Management (Persero), lembaga investasi milik negara yang belakangan menjadi tempat berlabuh sejumlah pejabat ekonomi papan atas.

Kemenkeu sebelumnya menyebut kepindahan Masyita sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kebijakan dan investasi, khususnya dalam mempercepat agenda pendalaman sektor keuangan nasional. Harapannya, Masyita bisa menjembatani arah kebijakan ekonomi makro dengan prinsip ESG dan strategi investasi jangka panjang Danantara.

Selama menjabat Dirjen SPSK, Masyita dikenal sebagai salah satu arsitek reformasi sektor keuangan Indonesia. Ia terlibat dalam penguatan kerangka stabilitas sistem keuangan, pengembangan pasar keuangan domestik, hingga harmonisasi kebijakan dalam koridor Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Kepindahan Masyita ke Danantara memang menarik perhatian. Ia baru menjabat Dirjen SPSK dalam hitungan bulan sebelum akhirnya digeser. Kini tongkat estafet sementara diserahkan kepada Suminto, yang sebelumnya sudah mengelola portofolio pembiayaan dan risiko negara di posisi Dirjen PPR.

Kemenkeu menegaskan seluruh proses transisi berjalan tertib dan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

“Seluruh proses transisi dilakukan secara tertib dan sesuai dengan prinsip good governance,” demikian pernyataan resmi Kemenkeu tertanggal 13 Februari 2026.