Liam Rosenior Yakin Bisa Sukses Besut Chelsea Meski Minim Pengalaman di Klub Elite

- Liam Rosenior ditunjuk sebagai pelatih kepala Chelsea dengan kontrak hingga 2032, menggantikan Enzo Maresca yang hengkang pada awal Januari 2026.
- Rosenior menegaskan keyakinan dirinya mampu sukses di Chelsea meski baru pertama kali menangani klub elite, dengan menyatakan bahwa ia "mahir di pekerjaannya" dan selalu sukses di setiap posisi yang diemban.
- Debut Rosenior akan digelar melawan Charlton Athletic dalam Piala FA, setelah memimpin sesi latihan perdana pada Jumat dan siap memberikan segalanya untuk meraih kesuksesan bersama The Blues.
, LONDON – Penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih kepala Chelsea memancing beragam tanggapan. Tidak sedikit yang meragukan kapasitas pelatih berusia 41 tahun tersebut untuk menangani tim besar sekelas The Blues. Namun, Rosenior tampil dengan keyakinan penuh bahwa dirinya mampu menjawab tantangan besar ini.
Rosenior resmi diangkat menggantikan Enzo Maresca yang hengkang pada awal Januari 2026. Bagi pria kelahiran Wandsworth ini, Chelsea merupakan klub papan atas pertama dalam kariernya setelah sebelumnya hanya menangani tim-tim seperti Derby County, Hull City, dan Strasbourg.
Mantan bek tersebut telah memimpin sesi latihan perdananya bersama skuad Chelsea pada Jumat (9/1/2026). Debut resminya akan berlangsung saat The Blues bertandang ke markas Charlton Athletic, klub divisi dua, dalam babak ketiga Piala FA pada Minggu (11/1) dinihari WIB.
“Jangan batasi ambisi Anda,” ujar Rosenior dalam konferensi pers sebagaimana dilansir ESPN.
“Saya bukannya sombong, tetapi saya mahir di dalam pekerjaan saya.”
Rosenior menegaskan bahwa di setiap posisi yang pernah diembannya baik sebagai pelatih interim, asisten, pelatih kepala, maupun manajer ia selalu meraih kesuksesan relatif terhadap kapasitas tim yang ditangani.
“Bagi saya, saya selalu ingin berada di sebuah klub seperti ini. Namun, ini bukan hanya tentang berada di sini, melainkan tentang menjadi sukses,” tegasnya.
“Ini adalah awal bagi saya. Saya akan memberikan segala-galanya.”
Rosenior mengakui bahwa tidak ada yang bisa menjamin kemenangan atau kesuksesan. Meski demikian, ia merasa telah bekerja keras dalam waktu yang panjang untuk menempatkan diri pada posisi di mana ia bisa meraih keberhasilan.
Sebelum bergabung dengan Chelsea, Rosenior melatih RC Strasbourg sejak Juli 2024. Di klub Ligue 1 yang juga dimiliki grup BlueCo pemilik Chelsea tersebut, ia berhasil membawa tim finis di posisi ketujuh musim lalu dan lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam 19 tahun.
Chelsea memberikan kontrak berdurasi enam setengah tahun kepada Rosenior hingga 2032, menunjukkan kepercayaan besar manajemen pada pelatih yang belum pernah meraih gelar juara ini. Kini, ia ditantang untuk membuktikan bahwa keyakinan dirinya bukan sekadar slogan kosong, melainkan cerminan kemampuan nyata di level tertinggi sepak bola Inggris.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: