Maduro Akan Disidang di AS, Trump Buka Peluang Serangan Tambahan ke Venezuela

- Presiden Venezuela Nicolás Maduro ditangkap dalam operasi militer AS dan akan menghadapi persidangan di pengadilan federal Amerika Serikat.
- Presiden AS Donald Trump membuka peluang serangan tambahan ke Venezuela jika negara itu tidak bekerja sama, terutama terkait sektor minyak dan pemberantasan narkoba.
- Penangkapan Maduro memicu reaksi internasional dan rencana pembahasan di Dewan Keamanan PBB terkait legalitas tindakan AS.
, Jakarta – Presiden Venezuela Nicolás Maduro dilaporkan akan segera menghadapi persidangan di pengadilan federal Amerika Serikat setelah ditangkap dalam operasi militer AS di Caracas. Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak menutup kemungkinan serangan lanjutan terhadap Venezuela.
Trump mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menekan Venezuela agar bekerja sama dengan Amerika Serikat, khususnya dalam membuka kembali sektor minyak dan menghentikan peredaran narkoba ilegal yang disebut melibatkan pejabat tinggi negara itu.
Maduro ditangkap dalam operasi yang berlangsung pada akhir pekan dan akan dibawa ke New York untuk menghadapi dakwaan narco-terorisme. Pemerintah AS menyebut penangkapan itu sebagai bagian dari penegakan hukum atas tuduhan lama yang telah diajukan sejak 2020.
Selain Venezuela, Trump juga menyinggung negara lain di kawasan Amerika Latin. Ia memperingatkan Kolombia dan Meksiko agar lebih serius menangani perdagangan narkoba lintas negara. Sementara itu, Kuba disebut Trump berada dalam kondisi politik yang semakin rapuh.
Berbicara kepada wartawan di pesawat Air Force One, Trump menyebut Amerika Serikat akan mengembalikan kepentingan ekonominya di Venezuela, terutama di sektor energi. Ia mengatakan perusahaan minyak AS siap kembali beroperasi untuk meningkatkan produksi minyak negara tersebut.
Di Caracas, pemerintahan Venezuela masih berjalan. Wakil Presiden Delcy Rodríguez mengambil alih kepemimpinan sementara dan menegaskan bahwa Maduro tetap dianggap sebagai presiden sah. Pemerintah Venezuela membantah tuduhan AS dan menyebutnya sebagai tindakan bermotif politik.
Penangkapan Maduro menuai sorotan internasional. Sejumlah negara mempertanyakan dasar hukum penahanan kepala negara asing dan meminta Amerika Serikat menghormati hukum internasional. Dewan Keamanan PBB dijadwalkan membahas situasi tersebut.
Ikuti Update Kami
Dapatkan berita dan artikel pilihan langsung di: